Dokter Reisa : Pasien Positif Covid-19 Berisiko Juga Terinfeksi DBD

- Publisher

Sabtu, 4 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Anggota Tim Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dr. Reisa Broto Asmoro menyebut wilayah dengan kasus demam berdarah (DBD) memiliki kasus virus corona (Covid-19) yang tinggi juga.

“Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyatakan bahwa wilayah dengan banyak kasus DBD merupakan wilayah dengan kasus Covid-19 yang tinggi,” ucap dr. Reisa dalam video conference di BNPB, Jakarta, Jumat (3/7).

BACA JUGA:  Ratusan Santri Batam Pulang ke Pondok, Pemko Beri RDT Gratis

Dokter Reisa pun menyebutkan daerah-daerah tersebut adalah Jawa Barat, Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Sulawesi Selatan.

Fenomena tersebut, menurut dr. Reisa memungkinkan seseorang yang terinfeksi Covid-19 juga berisiko terinfeksi DBD. Ia pun menyebut proses pencegahan antara kedua penyakit tersebut memiliki kesamaan.

BACA JUGA:  Bersiap untuk New Normal, ini Cara Membiasakan Anak Memakai Masker

“Fenomena ini memungkinkan seseorang yang terinfeksi Covid-19 juga berisiko terinfeksi DBD. Pada prinsipnya sama, pada prinsipnya upaya untuk mencegahnya adalah menghindari infeksi, dan untuk DBD gigitan nyamuk,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dr. Reisa mengungkapkan bahwa di tengah masalah pandemi virus corona yang masih melanda Indonesia, pemerintah dan masyarakat juga diimbau bisa menekan angka penyakit DBD.

BACA JUGA:  Depresi, Pasien Covid-19 Lompat dari Lantai 12 RS

“Di tengah pandemi Covid-19, kita juga harus menekan angka kesakitan DBD. Kita harus tetap bergerak memantau nyamuk, baik secara mandiri bersama-sama maupun bekerja sama dengan pemerintah,” tutup dr. Reisa.

Indozone

Berita Terkait

Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya
Mulai 10 Juni 2026! Pertamax RON 92 Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertalite Tetap Rp10 Ribu
BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis
Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan
Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan
Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat
Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk
Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:13 WIB

Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:28 WIB

Mulai 10 Juni 2026! Pertamax RON 92 Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertalite Tetap Rp10 Ribu

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:28 WIB

BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:44 WIB

Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:40 WIB

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan

Berita Terbaru