Hagia Sophia Jadi Klaster Baru Penularan Corona, Ratusan Orang Positif

- Publisher

Jumat, 14 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Turki, inikepri.com – Hagia Sophia kembali dibuka sebagai masjid dan telah menggelar salat Jumat dan salat Idul Adha perdana. Namun, Hagia Sophia justru menjadi klaster baru penyebaran corona di Turki.

Dilansir Arab News, Kamis (13/8), pejabat kesehatan mengatakan, munculnya klaster baru di Hagia Sophia dikarenakan jemaah tidak menjaga jarak secara disiplin selama melaksanakan ibadah.

Sebagaimana diketahui, Hagia Sophia mulai menggelar salat Jumat perdana pada 24 Juli lalu dan dihadiri sekitar 350 ribu jemaah. Di antaranya, ada sekitar 500 jemaah, termasuk anggota parlemen dan jurnalis, yang dinyatakan positif virus corona.

BACA JUGA:  Sembilan Orang Tewas Ditembak di Mall di Texas Amerika Serikat

Pada saat salat Jumat, banyak jemaah yang tidak mengenakan masker dan tidak menjaga jarak.

Angka kasus harian virus corona di Turki kembali bertambah dan bahkan melampaui 1.000 kasus setelah libur Idul Adha. Pejabat kesehatan yang dihubungi Arab News mengatakan, situasi pandemi memburuk sejak bulan lalu, dan menyebut ibadah perdana di Hagia Sophia dilakukan tanpa tindakan pencegahan yang tepat dan sesuai.

BACA JUGA:  RIP! Paus Fransiskus Meninggal Dunia dalam Usia 88 Tahun

“Setelah Hagia Sophia dibuka, kami mendengar banyak sekali kasus di antara para politisi,” kata dokter yang meminta namanya tidak disebutkan. “Tapi itu karena mereka selalu melakukan pengecekan rutin setiap tiga hari untuk memastikan mereka benar-benar sehat.”

BACA JUGA:  Satgas Klaim Angka Sembuh Corona Indonesia Lampaui Rata-rata Dunia

Dia juga menyebut “Jika masyarakat juga melakukan tes yang sama, angka kasus akan lebih tinggi. Dan jika diteruskan seperti ini, maka tidak ada orang di rumah sakit yang tidak terinfeksi… Bahkan mungkin ada kekurangan tenaga medis yang mungkin mengundurkan diri dari pekerjaannya atau menjadi sakit.”

Sumber : www.kumparan.com

 

Berita Terkait

Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah
AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya
Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?
Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya
Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya
Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:33 WIB

AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya

Senin, 27 Juli 2026 - 07:45 WIB

Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:10 WIB

Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran

Berita Terbaru