Peneliti Jepang : Ozon Ampuh Netralkan Virus Corona

- Publisher

Kamis, 27 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Para peneliti Jepang menemukan konsentrasi ozon (O3) yang rendah dapat menetralkan partikel virus corona (Covid-19). Temuan tersebut berpotensi memberikan jalan baru bagi rumah sakit untuk mendisinfeksi ruang pemeriksaan dan ruang tunggu pasien.

Para ilmuwan di Universitas Kesehatan Fujita di Toyoake, Aichi, Jepang, menyatakan bahwa mereka telah membuktikan gas ozon dalam konsentrasi 0,05 hingga 0,1 bagian per juta (ppm), tingkat yang dianggap tidak berbahaya bagi manusia, dapat membunuh virus asal China itu.

BACA JUGA:  Satgas COVID-19: Kepri Alami Kenaikan Kasus dalam Sebulan

Eksperimen tersebut menggunakan generator ozon di ruang tertutup dengan sampel virus corona. Potensi virus menurun lebih dari 90 persen ketika terkena ozon tingkat rendah selama 10 jam.

“Penularan virus corona baru (Covid-19) dapat dikurangi dengan perawatan ozon konsentrasi rendah secara terus-menerus, bahkan di lingkungan di mana orang-orang berada, menggunakan sistem semacam ini. Kami menemukan ini sangat efektif dalam kondisi kelembaban tinggi,” kata ketua peneliti, Takayuki Murata, pada konferensi pers yang digelar Rabu (26/8), seperti dikutip Reuters.

BACA JUGA:  Denmark Gelar Konser Besar, COVID-19 Sudah Hilang?

Ozon, adalah sejenis molekul oksigen yang diketahui mampu menonaktifkan banyak patogen. Eksperimen sebelumnya menunjukkan, pada konsentrasi tinggi (antara 1 dan 6 ppm), ozon efektif melawan virus corona namun berpotensi beracun bagi manusia.

BACA JUGA:  Malaysia - Singapura Buka Perbatasan 29 November 2021

Sebuah studi baru-baru ini di Institut Teknologi Georgia menunjukkan, ozon mungkin efektif dalam mendisinfeksi gaun, kacamata, dan peralatan pelindung medis lainnya.

Rumah Sakit Universitas Kesehatan Fujita di Prefektur Aichi, Jepang Tengah, telah memasang generator ozon untuk mengurangi infeksi di ruang tunggu dan ruang pasien. Kampus itu juga telah melakukan uji klinis obat Avigan yang dikembangkan Fujifilm Holdings Corp pada pasien Covid-19.

Sumber : www.inews.id

Berita Terkait

Arab Saudi Batasi Akses ke Makkah Mulai 13 April, Hanya Pemegang Izin Resmi yang Boleh Masuk
Setelah 40 Hari Ditutup Israel: Masjidil Al-Aqsa Dibuka Kembali, Ratusan Jemaah Palestina Langsung Penuhi Saat Subuh
Gila! Harga Bensin di Hong Kong Tembus Rp70 Ribu per Liter, Tertinggi di Dunia
267 WNI Bermasalah Dipulangkan, KJRI Johor Bahru Fasilitasi Repatriasi Bertahap ke Batam dan Dumai
Dari Marseille ke Rotterdam, BP Batam Amankan Peluang Investasi Maritim
AirFish Segera Layani Singapura–Batam, Transportasi Super Cepat Ini Ditargetkan Beroperasi Paruh Kedua 2026
Arab Saudi Tetapkan Tarawih 10 Rakaat dan Witir 3 Rakaat di Masjidil Haram dan Nabawi Selama Ramadan 1447 H
Euromaritime Jadi Panggung Batam Menarik Investasi Maritim
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 06:51 WIB

Arab Saudi Batasi Akses ke Makkah Mulai 13 April, Hanya Pemegang Izin Resmi yang Boleh Masuk

Jumat, 10 April 2026 - 06:12 WIB

Setelah 40 Hari Ditutup Israel: Masjidil Al-Aqsa Dibuka Kembali, Ratusan Jemaah Palestina Langsung Penuhi Saat Subuh

Senin, 6 April 2026 - 05:55 WIB

Gila! Harga Bensin di Hong Kong Tembus Rp70 Ribu per Liter, Tertinggi di Dunia

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:22 WIB

267 WNI Bermasalah Dipulangkan, KJRI Johor Bahru Fasilitasi Repatriasi Bertahap ke Batam dan Dumai

Senin, 9 Februari 2026 - 11:15 WIB

Dari Marseille ke Rotterdam, BP Batam Amankan Peluang Investasi Maritim

Berita Terbaru