Kasus Sembuh Covid Secara Nasional Mencapai 161.065 Kasus

- Admin

Selasa, 15 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Perkembangan Coronavirus Disease (Covid-19) per hari Selasa (15/9/2020), jumlah kasus sembuh secara nasional mencapai 161.065 kasus atau 71,6 persen. Sedangkan jumlah kasus meninggal total secara nasional sebesar 8.965 atau empat persen.

Wiku Adisasmito Juru Bicara Pemerintah Satuan Tugas Penanganan Covid-19 saat konferensi pers mengatakan angka empat persen ini masih diatas rata-rata kasus meninggal di dunia, yaitu 3,16 persen.

Penambahan kasus positif pada hari ini adalah 3.507 kasus dan jumlah kasus aktif adalah 55.000 kasus dengan persentase 24,4 persen. Sedangkan untuk kasus aktif dunia adalah 24,57 persen.

Baca Juga :  New Normal, Bus Trans Batam dibatasi Hanya Angkut 12 Orang

“Ini adalah pekerjaan kita bersama, agar kita bisa menurunkan angka kematian rendah, lebih rendah dari angka di dunia. Target yang diharapkan adalah penurunan penambahan kasus harian nomor satu,” kata Wiku.

Target selanjutnya adalah peningkatan angka kesembuhan dan yang ketiga adalah menurunkan angka kematian. Wiku mengatakan Presiden meminta agar target ini dapat dicapai dalam waktu dua minggu ke depan.

Baca Juga :  STNK Mati 2 Tahun, Pemilik Dapat Peringatan Lalu Kendaraan Jadi Bodong

Maka dari itu, fokus penanganan ini dalam rangka mencapai tiga sasaran ini, ada beberapa langkah-langkah yang akan dilakukan, yaitu yang pertama adalah menyamakan data antara pusat dan daerah dalam rangka untuk pengambilan keputusan cepat.

Kedua, melakukan operasi yustisi untuk penegakan disiplin protokol kesehatan, dengan menggunakan peraturan untuk menindak yang melanggar peraturan. Kemudian peningkatan manajemen perawatan pasien Covid-19 untuk menurunkan mortality ratedan meningkatkan recovery rateatau kesembuhan.

Baca Juga :  Satgas Penanganan COVID-19: Masyarakat Harus Patuh Bermasker

Yang keempat, yaitu penanganan secara spesifik klaster-klaster Covid di setiap provinsi ini. Jadi, penanganannya harus lebih spesifik pada daerah-daerah tertentu di provinsi tersebut, berarti di kabupaten/kota.

“Juga di dalam kabupaten/kota kita akan lihat klaster-klaster yang lebih spesifik ada di mana, dan itu harus ditangani dengan segera,” kata Wiku.

Berita Terkait

Puasa 2026 Segera Tiba, Siswa Dapat Libur Tiga Hari di Awal Ramadan
Polri Mulai Berlakukan KUHP dan KUHAP Baru, Penegakan Hukum Masuki Babak Baru
Cara Cek Hasil Nilai TKA Kemendikdasmen 2025, Lengkap dan Resmi
Mulai Januari 2026, Sebut Teman ‘Anjing’ Bisa Berujung Bui
Hakim PN Batam Dipecat Tidak Hormat, Terbukti Selingkuh dengan Anggota Ormas
Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Terjaring OTT KPK Bersama 9 Orang Lainnya
Endipat Sentil Kinerja Komdigi, Tegaskan Kritik Bukan Ditujukan kepada Relawan
PPPK BGN 2025 Resmi Dibuka, Begini Tata Cara dan Syarat Lengkap Pendaftarannya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:58 WIB

Puasa 2026 Segera Tiba, Siswa Dapat Libur Tiga Hari di Awal Ramadan

Sabtu, 3 Januari 2026 - 08:54 WIB

Polri Mulai Berlakukan KUHP dan KUHAP Baru, Penegakan Hukum Masuki Babak Baru

Jumat, 26 Desember 2025 - 10:19 WIB

Cara Cek Hasil Nilai TKA Kemendikdasmen 2025, Lengkap dan Resmi

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:17 WIB

Mulai Januari 2026, Sebut Teman ‘Anjing’ Bisa Berujung Bui

Senin, 22 Desember 2025 - 17:30 WIB

Hakim PN Batam Dipecat Tidak Hormat, Terbukti Selingkuh dengan Anggota Ormas

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB