Prabowo Dikabarkan Telah Mendapat Visa AS, Sempat Masuk Daftar Hitam

- Publisher

Rabu, 7 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Subianto (ist)

Prabowo Subianto (ist)

Jakarta, inikepri.com – Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dikabarkan telah memutuskan untuk memberikan visa kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk memasuki Amerika Serikat. Hal ini berdasarkan laporan The Politico, Selasa (6/10).

“Menurut seseorang yang mengetahui informasui departemen tersebut, Prabowo diperkirakan akan berkunjung (ke AS) sekitar akhir bulan ini,” demikian bunyi laporan itu.

Sekitar 20 tahun Prabowo di-blacklist AS. Pada Maret tahun 2000, Prabowo dilarang masuk ke AS saat ingin menghadiri kelulusan putranya di Universitas Boston.  

Sebuah laporan dari New York Times saat itu menyebutkan, Prabowo ditolak karena persoalan HAM.  

BACA JUGA:  Direktur Eksekutif indEX Sebut Prabowo Punya Peluang Menang Lawan Ganjar

Prabowo disebut terlibat dalam penculikan aktivis, pelanggaran HAM, dan upaya mendongkel Presiden BJ Habibie yang berujung pada pemecatannya sebagai Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).  

Pada tahun 2012, Prabowo mengklaim AS masih menolak permohonan visanya, menyusul dugaan keterlibatannya dalam mengobarkan kerusuhan yang menelan korban jiwa pada 1998.

Prabowo — yang semasa menjadi prajurit pernah mengikuti pendidikan Special Forces Officer Course di Fort Benning, Amerika Serikat — telah menyangkal semua tuduhan terhadapnya itu.

Sementara itu, Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS menolak berkomentar soal visa untuk Prabowo karena aturan kerahasiaan yang mengatur visa.

BACA JUGA:  Puan, Prabowo, dan Airlangga "Jangan Mimpi" Menang

Pemberian visa dari AS buat Prabowo itu datang tak lama setelah kunjungan pejabat Kementerian Pertahanan AS (Pentagon) Under Secretary of Defense for Policy, James H. Anderson, ke Jakarta pada pertengahan September 2020.

Di Indonesia, Anderson bertemu dengan Panglima TNI, Menlu Retno Marsudi, Menko Maritim Luhut Pandjaitan, dan Menhan Prabowo.

Saat bertemu sejumlah menteri di Indonesia, Anderson menyampaikan solidaritas AS untuk menghadapi virus corona bersama Indonesia. Dia juga kembali menegaskan komitmen Kemenhan AS untuk memperkuat kerja sama pertahanan dengan Indonesia.

BACA JUGA:  Update : Jokowi Tiba Di RST Slamet Riyadi

Pada 4 Agustus 2020, Menhan AS Mark Esper dan Prabowo juga terlibat dalam hubungan telepon. Mereka membahas kerja sama militer AS dan Indonesia di era COVID-19. Mereka juga membahas keamanan maritim, akuisisi pertahanan, dan latihan militer.  

“Baik Menteri Esper maupun Menteri Prabowo menyampaikan keinginan untuk segera bertemu langsung,” ungkap Pentagon dalam siaran pers.

Dengan keluarnya visa buat Prabowo, maka tak ada halangan bagi Prabowo terbang ke AS untuk bertemu langsung dengan mitranya tersebut. (RM/Kumparan)

Berita Terkait

Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam
Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI
Gempa M7,7 Guncang NTT, Masuk Daftar 11 Gempa Terbesar Dunia 2026
ASDP Targetkan RoRo Batam-Johor Beroperasi Pertengahan 2027, Angkut Penumpang hingga Truk
Perwira TNI Didakwa Selundupkan Sabu Lewat Pesawat Militer di Kepri, Paket Tertulis “Selamat Umrah”
Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital
Polri Tegaskan Sertifikat Pramuka Garuda Bukan Jaminan Lulus Seleksi
Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II Segera Cair, Ini Jadwal Pengajuannya

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:30 WIB

Gempa M7,7 Guncang NTT, Masuk Daftar 11 Gempa Terbesar Dunia 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:46 WIB

ASDP Targetkan RoRo Batam-Johor Beroperasi Pertengahan 2027, Angkut Penumpang hingga Truk

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Perwira TNI Didakwa Selundupkan Sabu Lewat Pesawat Militer di Kepri, Paket Tertulis “Selamat Umrah”

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital

Berita Terbaru