Tony menjelaskan pulangnya Habib Rizieq saat momentum eskalasi politik sedang panas menjadi menarik. Masyarakat, buruh, mahasiswa dan aktivis belakangan ini sedang gencar demo Omnibus Law.
Menjadi pertanyaan, apakah pulangnya Habib Rizieq ini bisa mengamplifikasi gerakan perlawanan pada Omnibus Law.
“Kepulangan tokoh yang dipanggil dengan nama HRS ini seolah menjadi energi segar bagi kelompok oposisi untuk semakin aktif dan masif memprotes aturan dan kebijakan pemerintah yang dianggap ugal-ugalan. Berpihak kepada para pemodal, abai terhadap aspirasi dan kepentingan rakyat,” ujar Tony.
Menariknya, saat situasi politik sedang goyang, Habib Rizieq dengan kekuatan dukungan dari rakyat. Makanya Tony, menilai Habib Rizieq potensial memengaruhi eskalasi sosial politik kekinian.
“HRS punya modal sosial yang cukup besar. Secara personal, mungkin dia satu-satunya tokoh di Indonesia yang mampu menggerakkan jutaan massa. Ini bisa dilihat dari jumlah massa yang menjemputnya hari ini di bandara Soekarno Hatta Cengkareng,” katanya. (RWH/Hops)

















