Hore! Operasi Zebra 2020 Tidak Ada Tilang, Polri Ungkap Masyarakat Bahagia

- Publisher

Kamis, 19 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Istiono dan ilustrasi tilang. (ANTARA)

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Istiono dan ilustrasi tilang. (ANTARA)

INIKEPRI.COM – Pada tahun ini, Kepolisian RI memutuskan tidak memberlakukan tilang terhadap pengendara yang terjaring Operasi Zebra.

Kebijakan inipun disambut gembira oleh masyarakat. Hal ini diungkapkan oleh Kakorlantas Mabes Polri Irjen Pol. Istiono.

Melalui siaran persnya, Rabu (18/11/2020), Istiono mengatakan bahwa pihaknya komitmen dengan arahan Kapolri Jenderal Idham Azis.

Petugas kepolisian tidak menerapkan sanksi tilang karena saat ini masyarakat masih disulitkan atas pandemi COVID-19. Tilang justru akan dianggap menambah beban masyarakat.

“Teguran dan imbauan itulah yang kami lakukan. Penegakan hukum sementara kami kesampingkan. Kelonggaran ini ditanggapi positif oleh masyarakat,” kata Istiono dilansir dari ANTARA.

BACA JUGA:  Melan Refra, Mencuri Perhatian Publik. Anak John Kei!

Dari evaluasi kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) pada Operasi Zebra 2020 yang bersamaan dengan libura panjang, menurut dia, hasilnya berjalan baik.

Keberhasilan Korlantas Polri dalam mengantisipasi liburan panjang ini, kata Istiono, tidak terlepas dari dikerahkannya tim perwira pengamat wilayah (Pamatwil) saat pengamanan liburan panjang dan Operasi Zebra 2020.

“Tim Pamatwil sangat membantu jajaran polantas dalam mengedukasi dan mengedepankan upaya humanis kepada masyarakat dalam hal berkendara,” tuturnya.

Istiono mengatakan, selama pelaksanaan Operasi Zebra 2020 dalam kurun 14 hari, kegiatan yang dilakukan Polri cenderung berfokus pada edukasi, penyuluhan, dan pencegahan. Hal ini sebagai upaya menjaga terselenggaranya kamseltibcarlantas dan penerapan disiplin protokol kesehatan.

BACA JUGA:  Negara Rugi Rp 5 Triliun Gegara Rokok Ilegal

Dalam operasi ini, Korlantas Polri mengerahkan 160.916 orang tim gabungan yang terdiri atas 94.170 personel Polri, 24.448 anggota TNI, dan 42.298 personel dari unsur terkait lainnya. Selain itu, juga terdapat 645 pos keamanan dan pos terpadu.

Dari hasil pantauan langsung melalui jalan darat yang dilakukan Irjen Pol. Istiono bersama Direktur Regident Korlantas Polri Brigjen Pol. Yusuf, disimpulkan jajarannya telah menjalankan tugas sesuai dengan arahan.

BACA JUGA:  Menkumham: KUHP Efektif Berlaku setelah Tiga Tahun

Pantauan langsung yang dimulai dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur bertujuan memastikan kesiapan, kenyamanan, dan kelancaran arus lalu lintas serta memberi dukungan jajarannya yang bertugas di lapangan.

Ia menilai kondisi sarana dan prasarana yang ada cukup kondusif, terlebih protokol kesehatan diterapkan dengan baik.

“Kesadaran masyarakat juga cukup bagus, tidak perlu ditegur lagi. Selain itu, adanya kepatuhan para supir yang dengan kesadarannya melakukan bergantian dalam jarak tertentu, yang merupakan salah satu faktor keamanan dalam perjalanan,” katanya. (ER/Indozone)

Berita Terkait

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri
KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah
Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam
Terpidana Kasus Quotex Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat Sejak 6 April 2026
Kepala BNN Usul Vape Dilarang, Temuan Zat Narkotika Mengejutkan
LPDP Buka Beasiswa Akselerasi Magister 2026! Mahasiswa S1 Bisa Langsung ke S2, Ini Rincian Dana Lengkapnya
BRIN: Benda Terang di Langit Lampung dan Banten Sampah Antariksa
Berikut Ini Daftar ASN yang Tetap WFO oleh Mendagri

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:59 WIB

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Senin, 13 April 2026 - 16:18 WIB

KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah

Sabtu, 11 April 2026 - 08:00 WIB

Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam

Jumat, 10 April 2026 - 06:21 WIB

Terpidana Kasus Quotex Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat Sejak 6 April 2026

Kamis, 9 April 2026 - 07:42 WIB

Kepala BNN Usul Vape Dilarang, Temuan Zat Narkotika Mengejutkan

Berita Terbaru