Plus Minus Rapid Test Antigen Menurut Para Ahli

- Publisher

Minggu, 20 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (ist)

Ilustrasi (ist)

Plus Minus Rapid Test Antigen

Keunggulan rapid test antigen di antaranya dapat mendeteksi virus secara langsung dan bisa dilakukan lebih cepat dari PCR.

Oleh karena itu, tes cepat antigen ini menjadi pilihan karena dapat dilaksanakan dengan cepat dengan tingkat kepercayaan di bawah PCR.

Tetapi, Aryati mengingatkan, proses pemeriksaan tes antigen harus dikerjakan dengan cepat setelah pengambilan sampel.

BACA JUGA:  Air Panas atau Air Dingin, Mana yang Lebih Baik untuk Mandi? Ini Penjelasan Dokter

“Antigen ada buffer lysys di dalam tabung sehingga pengerjaan harus dilakukan dengan cepat,” ujar Aryati dikutip dari kompas, Sabtu (19/12/2020).

Kelebihan lainnya, bisa mendeteksi saat pasien memasuki fase akut dan sangat menular.

Berikut ini sejumlah kelebihan rapid test antigen:

  • Mendeteksi komponen virus secara langsung
  • Baik untuk deteksi fase akut (early case detection)
  • Tidak membutuhkan masa inkubasi untuk menunjukkan hasil positif
  • Tidak memerlukan spesifikasi laboratorium khusus untuk pengerjaan rapid test
  • Tidak memerlukan keterampilan petugas secara khusus dalam pengerjaan rapid test.
BACA JUGA:  Ketahui, Ini Enam Kelompok Prioritas Penerima Vaksin

Adapun sejumlah kekurangan rapid test antigen:

  • Hanya dapat mendeteksi pada fase akut, sedangkan RT-PCR masih positif
  • Menggunakan sampel saluran napas atas (swab naso/orofaring)
  • Ketidakterampilan petugas dalam pengambilan spesimen dapat mempengaruhi hasil
  • Membutuhkan APD level 3 untuk pengambilan spesimen
  • Memerlukan perhatian khusus terhadap sensitivitas yang bervariasi
  • Uji validasi masih terbatas sehingga belum dapat menggantikan posisi RT-PCR.
BACA JUGA:  Pemerintah Perkuat Koordinasi Nasional Tangani Wabah ASF

Berita Terkait

Rutin Konsumsi Madu Setiap Hari, Ini Manfaat dan Hal yang Perlu Diperhatikan
493 Kasus Flu Singapura, Batam Belum Terapkan Pembatasan Wisatawan
Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap
Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 07:36 WIB

Rutin Konsumsi Madu Setiap Hari, Ini Manfaat dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:05 WIB

493 Kasus Flu Singapura, Batam Belum Terapkan Pembatasan Wisatawan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:35 WIB

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Berita Terbaru