Sinovac tiba di RI, Calon Penerima Vaksin Bakal Dikirimi SMS Hari Ini

- Publisher

Kamis, 31 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(REUTERS/Dado Ruvic/Ilustrasi/ton)

(REUTERS/Dado Ruvic/Ilustrasi/ton)

Seiring dengan tibanya 1,8 juta vaksin tersebut, Sinovac bisa segera didistribusikan ke seluruh Indonesia. Tak hanya itu, distribusinya juga hadir seiring dengan persetujuan penggunaan vaksin dari Tiongkok tersebut yang akan selesai dalam 1–2 minggu.

Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di Bandung Rabu 30 Desember 2020.

Setelah persetujuan emergency use authorization (EUA) keluar, Kemenkes menyusun skenario distribusi vaksin ke seluruh wilayah Indonesia. Mulai tenaga kesehatan, tenaga pelayanan publik, hingga masyarakat.

BACA JUGA:  Vaksin COVID-19 Pfizer Sedang Diincar Masyarakat, Halalkah?

Baca Juga: Catat! Ini Daftar Orang yang Tidak Bisa Divaksin

”Yang paling kompleks nanti bagaimana kami bisa melakukan penyuntikan di titik-titik layanan untuk masyarakat Indonesia,” papar mantan wakil menteri BUMN tersebut.

Sementara itu, Kemenkes telah menerbitkan aturan tentang penetapan sasaran pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Dalam permenkes yang diterbitkan 28 Desember 2020 itu disebutkan bahwa sasaran pelaksanaan vaksinasi Covid-19 merupakan nama-nama yang terdapat dalam sistem informasi satu data vaksinasi Covid-19. Mereka termasuk kelompok prioritas penerima vaksin.

BACA JUGA:  Selain Diperintahkan Hentikan Produksi MS Glow, Juragan 99 Bayar Ganti Rugi Rp37 M ke Putra Siregar

Sebagai langkah awal pelaksanaan vaksinasi, sasaran akan dikirimi pemberitahuan melalui short message service (SMS) blast mulai hari ini (31/12).

“Secara bertahap ya, dimulai 31 Desember,” tutur Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Nadia Tarmizi.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes itu menyebutkan, penerima SMS blast nanti diwajibkan untuk mengikuti program vaksinasi.

BACA JUGA:  Arab Saudi Setujui Penggunaan Vaksin Sinovac

Diketahui, pengadaan vaksin COVID-19 di Indonesia sejauh ini berasal dari 5 sumber yaitu:

1.Perusahaan China Sinovac sebanyak 125 juta vaksin

2.Perusahaan Ameriksa Serikat dan Kanada Novavax sebanyak 100 juta dosis.

3.Perusahaan Inggris AstraZeneca sebanyak 100 juta dosis.

4.Perusahaan Jerman dan Amerika Pfizer sebanyak 100 juta dosis.

5.Global Alliance for Vaccines (GAVI) sebagai bentuk kerjasama multilateral dimana Indonesia dapat memperoleh 16-100 juta dosis secara gratis. (RWH/Hops)

Berita Terkait

Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW
BGN Pangkas Anggaran Rp30 Triliun, MBG 2027 Tetap Disiapkan Rp232,5 Triliun
Mau Jadi Petugas Haji 2027? Ini Syarat, Jadwal Seleksi dan Perkiraan Honornya
Gugatan Ganti “Laut China Selatan” Jadi “Laut Natuna Utara” Ditolak MK
Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun
Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam
Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI
Gempa M7,7 Guncang NTT, Masuk Daftar 11 Gempa Terbesar Dunia 2026

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 11:15 WIB

Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW

Jumat, 4 September 2026 - 09:00 WIB

BGN Pangkas Anggaran Rp30 Triliun, MBG 2027 Tetap Disiapkan Rp232,5 Triliun

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Mau Jadi Petugas Haji 2027? Ini Syarat, Jadwal Seleksi dan Perkiraan Honornya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Gugatan Ganti “Laut China Selatan” Jadi “Laut Natuna Utara” Ditolak MK

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun

Berita Terbaru