Senin, 1 Maret 2021
log
Ikuti Kami di :
17 Jan 2021
(Kompas/Garry Lotulung)
(Kompas/Garry Lotulung)

INIKEPRI.COM – Pandemi Covid-19 masih belum berakhir, bahkan semakin buruk di seluruh dunia. Data terbaru hasil hitungan Reuters, per Jumat 15 Januari 2021, jumlah korban tewas akibat virus mematikan asal Wuhan, Cina ini sudah mencapai 2 juta orang, sejak muncul pada Desember 2019-Januari 2020 lalu.

Meskipun, berbagai negara saat ini, termasuk Indonesia, tengah melakukan upaya vaksinasi massal, belum terlihat adanya penurunan angka kasus secara signifikan.

Dalam sembilan bulan pertama, Covid-19 telah menewaskan satu juta orang. Parahnya, tiga bulan belakangan ini, jumlahnya meningkat lebih cepat, setara dengan kematian selama sembilan bulan.

Untuk angka rata-rata kematian akibat corona per hari, sudah di atas 11.900. Reuters menyebut, satu nyawa menghilang setiap delapan detik.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyebut, pandemi ini sudah merenggut kebahagiaan seluruh masyarakat dunia, dan sulit untuk mengembalikannya.

“Dunia kita berada di titik tonggak sejarah yang menyayat hati,” kata Guterres, seperti dikutip pada Sabtu 16 Januari 2021.

“Di balik jumlah yang mengejutkan ini terdapat nama dan wajah, kini senyuman hanyalah tinggal kenangan, kursi selamanya kosong di meja makan, ruangan bergema dengan kesunyian orang terkasih,” ujarnya.

Prediksi para pakar, kematian akibat Covid-19 kemungkinan akan menyentuh angka 2,9 hingga 3 juta pada April 2021 mendatang. (AFP/Minews)

5 1 vote
Article Rating
Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Batam

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x