1 Ramadan 1442 H, Diprediksi Jatuh Pada 13 April 2021

- Publisher

Selasa, 16 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (ist)

Ilustrasi (ist)

INIKEPRI.COM – Bulan Suci Ramadan merupakan bulan yang paling ditunggu umat muslim. Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang memprediksi bulan Ramadan akan jatuh pada 13 April 2021.

UIN Walisongo Semarang menggelar lokakarya imsakiyah dengan menghadirkan Lajnah Falakiyah PBNU Slamet Hambali. Terdapat pula Ketua Asosiasi Dosen Falak Indonesia Ahmad Izzuddin, sekaligus Wakil Dekan 3 Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo, Senin 15 Maret 2021.

BACA JUGA:  Kisah Sukses Peserta Program Kartu Prakerja

Slamet Hambali menjelaskan, berdasarkan hasil hisab 1 Ramadan 1442 H dalam jadwal imsakiyah dimulai pada Selasa Wage, atau 13 April 2021. Dalam penentuan jadwal imsakiyah hal yang perlu diperhatikan adalah pemilihan titik koordinat dan ketinggian tempat.

Secara umum, Kementerian Agama menyebut titik koordinat yang digunakan adalah masjid terbesar di kota tersebut. Meski demikian, menurutnya jika wilayah terlalu luas bisa menggunakan titik tengah wilayah kabupaten/kota yang dijadikan sebagai acuan titik koordinat.

BACA JUGA:  Hore, Pemerintah Turunkan Tarif Listrik

“Untuk wilayah Kota Semarang Masjid Agung Jawa Tengah sebagai acuan titik koordinat,” ujar Slamet.

Lokakarya Imsakiyah UIN Walisong (Foto: Taufik Budi/Okezone)

Ahmad Izzuddin menambahkan urgensi pemilihan rujukan jadwal imsakiyah yang tepat. Dia juga mengajak masyarakat melakukan kalibrasi terhadap jam masjid yang dipergunakan untuk jadwal imsakiyah.

BACA JUGA:  Kemenag: Penceramah Bersertifikat, Bukan Sertifikasi Penceramah

“Jadwal imsakiyah harus merupakan hasil rumusan dari para pakar yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Sekadar diketahui, untuk awal bulan Syawal 1442 H diprediksi jatuh pada Kamis Wage 13 Mei 2021 M, dengan bulan Ramadan 1442 H diistikmalkan. Sebab, posisi hilal Maghrib 29 Ramadan belum memenuhi kriteria Majelis Agama Islam Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).

“Akan tetapi kita semua tetap menunggu hasil keputusan sidang isbat dari pemerintah,” pungkasnya. (ER/Okezone)

Berita Terkait

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri
KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah
Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam
Terpidana Kasus Quotex Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat Sejak 6 April 2026
Kepala BNN Usul Vape Dilarang, Temuan Zat Narkotika Mengejutkan
LPDP Buka Beasiswa Akselerasi Magister 2026! Mahasiswa S1 Bisa Langsung ke S2, Ini Rincian Dana Lengkapnya
BRIN: Benda Terang di Langit Lampung dan Banten Sampah Antariksa
Berikut Ini Daftar ASN yang Tetap WFO oleh Mendagri

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:59 WIB

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Senin, 13 April 2026 - 16:18 WIB

KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah

Sabtu, 11 April 2026 - 08:00 WIB

Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam

Jumat, 10 April 2026 - 06:21 WIB

Terpidana Kasus Quotex Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat Sejak 6 April 2026

Kamis, 9 April 2026 - 07:42 WIB

Kepala BNN Usul Vape Dilarang, Temuan Zat Narkotika Mengejutkan

Berita Terbaru