Terkait Kebijakan Mudik Tahun 2021, Ini Kata Wamendes Budi Arie

- Publisher

Jumat, 19 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Budi Arie Setiadi (ist)

Budi Arie Setiadi (ist)

INIKEPRI.COM – Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi menutup secara resmi Rapat Sinkronisasi Kegiatan Kementerian/Lembaga Kemendes PDTT tahun 2021, pada Jumat (19/03/2021)

Dalam arahannya, Wamendes Budi Arie mengatakan, desa harus menjadi kuat untuk menjadi daya pengungkit pemulihan ekonomi pada era dan pasca pandemi Covid-19.

Budi Arie juga menyarankan agar seluruh warga desa juga harus divaksinasi agar program nasional ini lebih sukses pelaksanaannya.

BACA JUGA:  Ramai-ramai Mendukung Budi Arie Setiadi

“Saya berharap semua warga desa juga divaksin agar program nasional ini lebih sukses,” kata Budi Arie.

Wamendes Budi Arie menyoroti kebijakan pemerintah yang membolehkan program mudik yang sempat dilarang pada tahun 2020 lalu.

Budi Arie mengatakan, desa juga harus memiliki kesiapan dalam mengantisipasi soal arus mudik 2021 ini. Ketakutannya adalah virus Covid-19 bisa menyebar masuk ke desa-desa.

BACA JUGA:  Jaga Kenyamanan Masyarakat, PLN Batalkan Pengalihan Kompor Listrik

Pasalnya, para pemudik yang dari kota bakal masuk ke desa, yang bisa saja membawa virus Corona ke desa.

Oleh karena itu, Budi Arie meminta Kemendes PDTT harus melakukan kajian intensif dalam segala aspek, untuk menyikapi arus mudik ini.

“Jangan sampai pandemi Covid-19 ini justru masuk ke desa. Kemendes PDTT harus bersikap dengan adanya kebijakan ini,” kata Budi Arie.

BACA JUGA:  Menkominfo RI Didampingi Kadiskominfo Kepri Tinjau Balmon Batam, Harapkan Peningkatan Pelayanan Frekuensi

Wamendes ungkapkan kekhawatirannya jika Covid-19 belum usai hingga 2022. Oleh karenanya, perlu keterlibatan semua pihak dan kesadaran masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin, agar pandemi ini bisa segera berlalu.

“Harus menjalankan protokol kesehatan secara disiplin, ketat, dan terus-menerus, agar pandemi ini segera berlalu,” kata Ketua Umum Projo ini mengakhiri. (ER)

Berita Terkait

Menteri Agama Nasaruddin Yakin Pesantren Akan Jadi Sekolah Paling Dicari di Era AI
Sempat Viral dan Membingungkan, Ditjen Dukcapil Luruskan Isu Larangan Fotokopi e-KTP
Kabar Lega untuk Guru Honorer! Pemerintah Pastikan Tak Ada PHK Massal, Jamin Tetap Bisa Mengajar
Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap
Prabowo Tegas! Potongan Ojol Diminta di Bawah 10 Persen, Driver Dapat 92%
Program SMA Unggul Garuda Digeber, Akses Pendidikan Berkualitas Kian Terbuka
Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup, Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas
Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:09 WIB

Menteri Agama Nasaruddin Yakin Pesantren Akan Jadi Sekolah Paling Dicari di Era AI

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:01 WIB

Sempat Viral dan Membingungkan, Ditjen Dukcapil Luruskan Isu Larangan Fotokopi e-KTP

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:13 WIB

Kabar Lega untuk Guru Honorer! Pemerintah Pastikan Tak Ada PHK Massal, Jamin Tetap Bisa Mengajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:24 WIB

Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:28 WIB

Prabowo Tegas! Potongan Ojol Diminta di Bawah 10 Persen, Driver Dapat 92%

Berita Terbaru