Jaga Kenyamanan Masyarakat, PLN Batalkan Pengalihan Kompor Listrik

- Publisher

Rabu, 28 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero membatalkan program pengalihan kompor gas (LPG) 3 kilogram (kg) ke kompor listrik, untuk menjaga kenyamanan masyarakat dalam pemulihan ekonomi pascapandemi COVID-19. Foto: Istimewa

Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero membatalkan program pengalihan kompor gas (LPG) 3 kilogram (kg) ke kompor listrik, untuk menjaga kenyamanan masyarakat dalam pemulihan ekonomi pascapandemi COVID-19. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero membatalkan program pengalihan kompor gas (LPG) 3 kilogram (kg) ke kompor listrik, untuk menjaga kenyamanan masyarakat dalam pemulihan ekonomi pascapandemi COVID-19.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (27/9/2022).

Menurut Darmawan, PLN juga memastikan tidak ada kenaikan tarif listrik.

Penetapan tarif listrik telah diputuskan pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Tidak ada kenaikan tarif listrik. Itu untuk menjaga peningkatan daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi,” kata Darmawan.

BACA JUGA:  Siap Bersinergi, Cipayung Plus Dukung Pemerintah Berantas Judi Online

Selain itu, PLN memastikan tidak ada penghapusan golongan pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA).

Daya listrik 450 VA juga tidak akan dialihkan menjadi 900 VA sehingga tarifnya tetap sama untuk masing-masing golongan.

“Keputusan pemerintah sudah sangat jelas. Tidak ada perubahan daya dari 450 VA ke 900 VA dan PLN siap menjalankan keputusan tersebut. PLN tidak pernah melakukan pembahasan formal apapun atau merencanakan pengalihan daya listrik 450 VA ke 900 VA. Hal itu juga tidak ada kaitannya dengan program kompor listrik,” kata Darmawan.

BACA JUGA:  Jokowi Sebut Tempat Isolasi Corona di Pulau Galang Terbagi Tiga Zona

PLN terus berkomitmen menjaga pasokan listrik yang andal, serta mendukung pemerintah untuk melakukan pemulihan ekonomi nasional, menjaga daya beli dan produktivitas masyarakat.

Selama periode 2016-2021, PLN mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk membangun infrastruktur kelistrikan sejumlah Rp40 triliun, khususnya di kawasan 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal).

BACA JUGA:  Ini Penjelasan PLN Soal Kabel Listrik di Batam Ditanam di Dalam Tanah

Selain itu, stimulus sejumlah Rp24,3 triliun telah dialirkan untuk masyarakat dalam upaya mengurangi beban ekonomi di tengah pandemi COVID-19.

Demikian pula sepanjang 2017-2021, telah diberikan subsidi sejumlah Rp243 triliun dan kompensasi sejumlah Rp94 triliun agar masyarakat tetap memperoleh listrik dengan tarif terjangkau dalam rangka menjaga produktivitas dan pertumbuhan ekonomi. (RP)

Berita Terkait

KABAR BAIK! Pendaftaran CPNS 2026 Direncanakan Dibuka November, Siapkan KK hingga Ijazah
Polri Keluarkan Aturan Tegas! Personel Dilarang Nge-Vape, Berlaku di Dalam dan Luar Kantor
KTP Hilang Tak Perlu Panik! Ini Syarat dan Cara Mengurusnya Tanpa Pengantar RT/RW
UMP 2027 Terancam Molor? Dewan Pengupahan Nasional Masih Kosong, Buruh Belum Diajak Bahas
Geger! Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo, Sebut Rupiah Bisa Tembus Rp22.000
Kena PHK? Pekerja Bisa Ajukan Bansos Online, Ini Syarat dan Caranya
Pindah Jalur Afirmasi ke Domisili saat SPMB, Ini Syarat dan Prosedurnya
Mau Ikut Magang Nasional 2026? Ini Jadwal Pendaftaran dan Pengumuman Hasilnya

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:34 WIB

Polri Keluarkan Aturan Tegas! Personel Dilarang Nge-Vape, Berlaku di Dalam dan Luar Kantor

Minggu, 1 November 2026 - 07:35 WIB

KTP Hilang Tak Perlu Panik! Ini Syarat dan Cara Mengurusnya Tanpa Pengantar RT/RW

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:15 WIB

UMP 2027 Terancam Molor? Dewan Pengupahan Nasional Masih Kosong, Buruh Belum Diajak Bahas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Geger! Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo, Sebut Rupiah Bisa Tembus Rp22.000

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:16 WIB

Kena PHK? Pekerja Bisa Ajukan Bansos Online, Ini Syarat dan Caranya

Berita Terbaru