Tak Ada Efek Samping Berat, Indonesia Lanjutkan Vaksin AstraZeneca

- Publisher

Jumat, 23 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan Indonesia akan tetap melakukan vaksinasi dengan menggunakan vaksin AstraZeneca. Hingga kini belum ada laporan kasus efek samping serius seperti pembekuan darah di tanah air. 

Baca Juga: Ini Efek Samping Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Hal ini diungkapkan oleh Siti Nadia Tarmizi Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam wawancara dengan CNBC Indonesia TV, dikutip Kamis (22/4/2021).

BACA JUGA:  Vaksin AstraZeneca Dibuang, Denmark Setop Pakai!

Baca Juga: BPOM Eropa: Vaksin AstraZeneca Sebabkan Pembekuan Darah

Siti Nadia mengatakan Badan Pengawas Makanan dan Obat-Obatan (BPOM) memang sempat menghentikan sementara penggunaan vaksin AstraZeneca usai muncul laporan pembekuan darah di Eropa. Namun setelahnya penggunaan vaksin ini dilanjutkan.

BACA JUGA:  Indonesia-Malaysia Satu Suara soal Palestina hingga Stabilitas Kawasan

“Saat ini sudah 1,1 juta dosis vaksin AstraZeneca yang diberikan kepada penerima vaksinasi dan tidak menerima laporan efek samping serius seperti pembekuan darah dan lain sebagainya,” terang Siti Nadia.

Baca Juga: Vaksin AstraZeneca Dibuang, Denmark Setop Pakai!

Sebelumnya 15 negara lebih melaporkan kasus pembekuan darah usai disuntik vaksin AstraZeneca terbanyak di Eropa. Namun BPOM menyatakan batch vaksin AstraZeneca yang digunakan Eropa berbeda dengan yang didapatkan Indonesia.

BACA JUGA:  Perasaan Hariyati Setelah Divaksin AstraZeneca

Dalam kajian BPOM, vaksin AstraZeneca di Indonesia memiliki efikasi 62,1% melawan Covid-19 atau di atas standar World Health Organization (WHO) minimal 50%. Izin penggunaan darurat diterbitkan BPOM pada 22 Februari 2021. (ER)

Berita Terkait

Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun
Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam
Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI
Gempa M7,7 Guncang NTT, Masuk Daftar 11 Gempa Terbesar Dunia 2026
ASDP Targetkan RoRo Batam-Johor Beroperasi Pertengahan 2027, Angkut Penumpang hingga Truk
Perwira TNI Didakwa Selundupkan Sabu Lewat Pesawat Militer di Kepri, Paket Tertulis “Selamat Umrah”
Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital
Polri Tegaskan Sertifikat Pramuka Garuda Bukan Jaminan Lulus Seleksi

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:30 WIB

Gempa M7,7 Guncang NTT, Masuk Daftar 11 Gempa Terbesar Dunia 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:46 WIB

ASDP Targetkan RoRo Batam-Johor Beroperasi Pertengahan 2027, Angkut Penumpang hingga Truk

Berita Terbaru