INIKEPRI.COM – Sejak beberapa hari terakhir, media nasional ramai memberitakan arogansi pesepeda yang melintas di Jakarta. Bahkan, tak jarang, mereka ramai-ramai keluar jalur dan melakukan manuver ekstrem yang berbahaya. Lantas, bagaimana tanggapan Gubernur Anies Baswedan mengenai ini?
Menariknya, Anies Baswedan justru meminta pengendara motor dan mobil bersedia menghormati pesepeda di jalan raya. Sebab, kata dia, pengguna sepeda lebih berisiko celaka dibandingkan pengguna kendaraan bermotor.
Meski begitu, Anies tetap meminta para pesepeda melintas di jalur khusus yang telah tersedia di sejumlah ruas jalan di Ibu Kota.
“Bila Anda bersepeda, dan di situ ada jalur sepeda, gunakan jalur itu. Bila Anda bermotor, melihat yang naik sepeda, pahami bahwa lebih berisiko naik sepeda, hormati dia. Begini juga dengan kendaraan yang lebih besar lainnya (supaya bisa menghormati pesepeda),” ujar Anies, dikutip dari CNN, Jumat 4 Juni 2021.
Lebih jauh, Anies menambahkan, saat ini merupakan fase pembelajaran bagi seluruh pengguna jalan raya. Itulah mengapa, dia meminta pesepeda, pemotor, ataupun pemobil bisa saling hormat-menghormati.
“Saya menganjurkan kepada semua, pandang ini sebagai proses pembelajaran bersama. Dulu kita belum terbiasa untuk menyaksikan jalan-jalan protokol di situ ada sepeda.”
“Sekarang kita mulai membiasakan, karena itu, fase ini fase pembelajaran, jadi bagi semua pengendara kendaraan, apakah bermotor atau tak bermotor, hormati satu sama lain, jangan sekadar melihat soal jalurnya saja tapi pikirkan soal keselamatan,” kata Anies.
Pernyataan Anies Soal Pesepeda Disorot Warganet
Pernyataan Anies soal pemotor harus menghormati pengguna sepeda di jalan raya agaknya melahirkan sejumlah perdebatan di media sosial Twitter. Sebagian mereka mengaku setuju lantaran jalur pesepeda dirasa terbatas, namun tak sedikit yang secara tegas menolaknya.
“Sakit otaknya lah,” tulis @thalibhelmy.
“Apakah ini yang dinamakan orang miskin harus menghormati orang kaya?” komentar @mei22266346.
“Pemotor suruh hormati pesepeda, tapi pesepeda enggak mau hormati pemotor,” kata @paryonoparyono2. (RWH/HOPS)

















