Vaksin Covid-19 Bisa Dibeli di Kimia Farma, Berapa Harganya?

- Publisher

Senin, 12 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

(ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

INIKEPRI.COM – Vaksinasi gotong royong kini sudah bisa kamu beli di Klinik Kimia Farma per hari Senin (12/7/2021). Vaksin yang akan bisa kamu beli adalah vaksin Sinopharm. Kira-kira berapa ya harganya?

“Iya (berbayar), bisa diakses individu,” kata juru bicara vaksinasi COVID-19, dr Siti Nadia Tarmizi, Minggu (11/7/2021).

BACA JUGA:  Pendaftaran Implementasi Kurikulum Merdeka Tahun Ajaran 2023/2024 Diperpanjang

Terkait harganya, hal ini sudah ditetapkan melalui Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi COVID-19 yang merupakan perubahan kedua atas Permenkes Nomor 10 Tahun 2021.

BACA JUGA:  Kominfo akan Batasi Akses VPN Gratis untuk Tekan Judi Online

Harga untuk vaksin dipatok Rp 321.660 per dosis sementara tarif maksimal pelayanan vaksinasi sebesar Rp 117.910 per dosis. Total yang harus dikeluarkan masyarakat untuk vaksinasi penuh adalah sekitar Rp 879.140.

Rinciannya seperti ini:

  • Dosis pertama : Rp 321.660 per dosis
  • Jasa : Rp 117.910 per dosis
  • Total vaksin pertama Rp 439.570.
  • Dosis kedua : Rp 321.660 per dosis
  • Jasa : Rp 117.910 per dosis
  • Total vaksin kedua Rp 439.570.
BACA JUGA:  Terkait John Kei, Kapolri : Negara Tak Boleh Kalah dari Preman

Total keseluruhan vaksinasi COVID-19 secara penuh adalah Rp 879.140. (AFP/INDOZONE)

Berita Terkait

BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis
Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan
Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan
Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat
Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk
Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan
Tak Harus Tunggu Umur 7 Tahun, Kemendikdasmen Buka Peluang Anak Masuk SD Lebih Cepat
Prabowo Geram Soal Bea Cukai! Pimpinan Tak Mampu Diminta Diganti dan Tindak yang Melanggar

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:28 WIB

BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:44 WIB

Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:40 WIB

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:17 WIB

Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:09 WIB

Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk

Berita Terbaru