Ramai-ramai Mendukung Budi Arie Setiadi

- Publisher

Minggu, 8 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: INIKEPRI.COM/Karikatur)

(Foto: INIKEPRI.COM/Karikatur)

“Justru langkah pelaporan pemidanaan terhadap Budi Arie Setiadi secara terang benderang sebagai bentuk antikritik dan antidemokrasi Partai Demokrat-nya AHY,” kata Hendrik.

Menurutnya, selama ini, publik mencatat sekian banyak pernyataan terbuka sejumlah pimpinan partai tersebut yang cenderung menyerang karakter seseorang secara negatif dan berlebihan.

“Terhadap Presiden Jokowi, salah seorang petinggi partai itu pernah menyebutnya sebagai “bebek lemah”. Yang lain menyebutnya bapak babi panggang (bipang), serta mengaitkan kebijakannya dengan profesi Jokowi sebelumnya sebagai tukang mebel,” tutur Hendrik.

BACA JUGA:  Sinyal dari PROJO, Budi Arie: Prabowo Capres Paling Pasti

Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando EMaS merespons soal memanasnya kasus karikatur unggahan Wamendes Budi Arie yang bikin “baper” kader Partai Demokrat.

Menanggapi hal itu, Fernando menyoroti kepemimpinan AHY selaku Ketum Partai Demokrat dalam membina anak buahnya.

BACA JUGA:  Menkominfo Minta IDTH Jaga Standar Keamanan Perangkat Telekomunikasi

“Itu lah, kalau memiliki pemimpin yang belum akil balig secara politik, karikatur yang bias itu malah dibikin baper sendiri,” kata Fernando dilansir dari GenPI.co, Senin (2/8/2021).

Fernando menyoroti beberapa waktu ke belakang Demokrat memang seperti sedang disibukkan dengan karikatur unggahan Budi Arie.

BACA JUGA:  KPU: Batas Usia Cagub Minimal 30 Tahun

Pengamat politik ini mengatakan kalau secara berkeroyok anak buah AHY itu melaporkan Wamendes tersebut ke kepolisian.

“Karikatur yang diunggah oleh Budi bukanlah ditujukan ke Demokrat,” kata Fernando.

Dalam analisis Fernando, dirinya tidak menemukan adanya kata partai di karikatur tersebut. Itu artinya, makna karikatur itu sangat luas.

Berita Terkait

Survei SMRC: Elektabilitas Prabowo Subianto Turun Jadi 9,8 Persen
Sekretaris Projo Kepri: Putusan MK Bukan Vonis Gibran Tak Punya Ijazah SMA
Jokowi Ungkap Sudah Jadi Anggota PSI, November Dikukuhkan Jadi Ketua Dewan Pembina
Usulan Pilkada Tanpa Wakil Layak Dikaji, Sudah Dibahas Lintas Fraksi DPR
Silaturahmi Hanura dan Bawaslu Batam, Bahas SIPOL hingga Validitas Kepengurusan Partai
Formasi Baru! Duet ‘Kak Randi– Mas Kamal’ Resmi Pimpin NasDem Batam: Siap Dekatkan Politik ke Rakyat, Pemilih Muda Dibidik
Sejarah NasDem dan Ujian Terbarunya: Membaca Isu Merger di Peta Politik Nasional
Banyak Capaian Nyata dalam 1,5 Tahun, KNPI Puji Pemerintahan Prabowo: Mulai Pemberantasan Korupsi hingga Mafia Tambang

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei SMRC: Elektabilitas Prabowo Subianto Turun Jadi 9,8 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Sekretaris Projo Kepri: Putusan MK Bukan Vonis Gibran Tak Punya Ijazah SMA

Minggu, 27 September 2026 - 10:15 WIB

Jokowi Ungkap Sudah Jadi Anggota PSI, November Dikukuhkan Jadi Ketua Dewan Pembina

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Usulan Pilkada Tanpa Wakil Layak Dikaji, Sudah Dibahas Lintas Fraksi DPR

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:22 WIB

Silaturahmi Hanura dan Bawaslu Batam, Bahas SIPOL hingga Validitas Kepengurusan Partai

Berita Terbaru