Ternyata Kapal Perang China yang Usik RI di Natuna Bawa Rudal Pemusnah Dahsyat

- Publisher

Sabtu, 18 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

Memiliki bobot hingga 7.500 ton, kapal perusak Kunming 172 mampu menghancurkan kapal induk.

Setidaknya, ada dua senjata utama yang sangat menakutkan yang dimiliki kapal perusak ini.

Pertama, ialah rudal jarak jauh permukaan-ke-udara HQ-9, yang berfungsi sebagai anti-senjata satelit dan anti-rudal balistik. Dengan hulu ledak seberat 210 kilogram, rudal HQ-9 bisa menghancurkan sasaran sejauh lebih dari 300 kilometer. Kemudian yang kedua dan tak kalah dahsyat, rudal jelajah anti-kapal YJ-18.

BACA JUGA:  IOJI Catat Penangkapan Ikan Ilegal di Natuna oleh Kapal Ikan Asing

Rudal YJ-18 adalah senjata yang mampu menghancurkan kapal-kapal induk yang besarnya beberapa kali lipat dari kapal perusak Kunming 172. Memiliki hulu ledak mencapai 300 kilogram, kapal ini mampu mencapai sasaran dengan jarak maksimal 540 kilometer.

BACA JUGA:  Ketua DPR RI: Illegal Fishing di Natuna Pelanggaran Kedaulatan Negara

Pada 2015 silam, kapal perusak Kunming 172 pernah dikerahkan ke Laut China Selatan untuk menghadapi kapal perusak milik Angkatan Laut Amerika Serikat (United States Navy).

BACA JUGA:  Ribuan Kapal China Masuki Natuna, Ganggu Tambang RI!

Saat itu, Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China mendapat informasi bahwa ada kapal perusak militer Amerika Serikat (AS) yang memasuki wilayah China. Kapal perang AS disebut hanya berjarak 12 mil laut (22,2 kilometer) dari kepulauan dan karang milik China. (AFP/HOPS)

Berita Terkait

Mulai 1 Juli 2026, Grab dan Gojek Kompak Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen
ATR/BPN dan Kemendagri Terbitkan Surat Edaran Bersama, Percepat Integrasi LP2B ke RTRW Daerah
Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya
Mulai 10 Juni 2026! Pertamax RON 92 Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertalite Tetap Rp10 Ribu
BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis
Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan
Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan
Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:36 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Grab dan Gojek Kompak Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:09 WIB

ATR/BPN dan Kemendagri Terbitkan Surat Edaran Bersama, Percepat Integrasi LP2B ke RTRW Daerah

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:13 WIB

Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:28 WIB

Mulai 10 Juni 2026! Pertamax RON 92 Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertalite Tetap Rp10 Ribu

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:28 WIB

BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru