Kepri Tidak Terlibat Pembukaan Koridor Perjalanan Indonesia-Malaysia

- Publisher

Sabtu, 13 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi / Foto: ANTARA

Ilustrasi / Foto: ANTARA

INIKEPRI.COM – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mengakui, Kepri tidak terlibat dalam kesepakatan kerja sama pembukaan koridor perjalanan internasional antara Indonesia dan Malaysia melalui aturan travel corridor arrangement (TCA).

Pada tahap awal, Indonesia dan Malaysia sepakat membuka koridor perjalanan dari Kuala Lumpur-Jakarta dan sebaliknya, serta Kuala Lumpur-Bali dan sebaliknya.

“Kalau pun dibuka, belum tentu ada wisman berkunjung ke Kepri karena persyaratan dari pemerintah pusat terlalu memberatkan mereka,” kata Ansar di Tanjungpinang, Jumat 12 November 2021.

BACA JUGA:  Rapat Bersama Telkom dan Telkomsel, Isdianto Ingin Pembelajaran Online Bagi Peserta Didik Lancar

Ansar bahkan sudah memastikan langsung hal itu kepada para pelaku pariwisata bahwa ada beberapa hal yang membuat wisman masih enggan datang ke Kepri meskipun akses ke negara tetangga Malaysia maupun Singapura atau sebaliknya dibuka.

Ia lantas menyebutkan beberapa hal, antara lain menyangkut syarat jaminan asuransi wisman yang cukup besar hingga penerapan karantina di hotel selama 5 hari, tanpa diperbolehkan melakukan karantina kawasan.

“Dampaknya, masa kunjungan wisman jadi makin pendek. Tentu ini akan sangat membebani mereka,” ujar Ansar.

BACA JUGA:  Pemko Tanjungpinang Terbitkan SE tentang Pengaturan Jam Operasional Tempat Hiburan selama Ramadan

Oleh karena itu, Ansar tetap menunggu kebijakan pemerintah pusat membuka akses koridor perjalanan khususnya Kepri dan Malaysia dan tentunya dibarengi dengan berbagai fasilitas kemudahan wisman berkunjung ke daerah perbatasan tersebut.

“Harapan kita bila sudah dibuka, wisman langsung ramai-ramai datang ke Kepri. Kalau dibuka tetapi tidak ada yang datang, percuma saja,” kata Ansar.

Ansar memaklumi kebijakan pemerintah pusat memperketat syarat kunjungan wisman ke daerah itu guna mengantisipasi munculnya gelombang ketiga COVID-19 menjelang liburan Natal dan tahun baru.

BACA JUGA:  Buka Raker Pemerintahan Desa Se-Kepri Gubernur Isdianto: Bangun Potensi Desa!

“Kepri pun terus berupaya menekan kasus COVID-19 yang tengah melandai, biar pemerintah pusat bertambah yakin mengizinkan akses perbatasan dengan Malaysia dibuka,” katanya menegaskan.

Kesepakatan pembukaan koridor perjalanan antara Indonesia dan Malaysia yang direncanakan dalam waktu dekat ini diambil dalam pertemuan Presiden RI Joko Widodo dengan Perdana Menteri Malaysia Sri Ismail Sabri Yaakob di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/11). (RS/ANTARA)

Berita Terkait

Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP
Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia
Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru
Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz
Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik
Tanjungpinang Terima Bantuan Rehabilitasi 589 Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Pusat
Wali Kota Tanjungpinang Terbitkan Edaran GAMAS, ASN Boleh Terlambat Demi Antar Anak ke Sekolah
Lomba Gerak Jalan Proklamasi Tanjungpinang 2026 Dibuka, Pendaftaran Kini Sepenuhnya Online

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:42 WIB

Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:59 WIB

Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:24 WIB

Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:19 WIB

Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik

Berita Terbaru