KNPI Kepri Kecam Pengeroyokan kepada Ketum Haris Pertama, Desak Polri Usut Tuntas

- Publisher

Senin, 21 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua umum DPP KNPI Haris Pertama menjadi korban pengeroyokan dari sekelompok OTK. Foto: Istimewa

Ketua umum DPP KNPI Haris Pertama menjadi korban pengeroyokan dari sekelompok OTK. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengutuk keras pengeroyokan kepada ketua umum DPP KNPI, Haris Pertama, di Jakarta, Senin (21/2/2022).

Endang Dwi Socowati, ketua DPD KNPI Kepri, mengatakan, tindakan anarkis tersebut tidak dapat ditolerir.

“Kekerasan yang dialami oleh Ketum Haris, sangat tidak bisa dibenarkan. Ini negara hukum, tidak dapat dibiarkan cara-cara premanisme ini,” kata dia, kepada INIKEPRI.COM.

BACA JUGA:  Ketum KNPI Haris Pertama Gaungkan #TidakPercumaLaporPolisi Usai Ferdinand Ditahan

DPD KNPI, lanjut dia, mendorong pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini.

“Jangan sampai ini terulang kembali, Kepolisian harus bergerak cepat untuk mencari pelaku dan otak intelektual,” desak dia.

Insiden pengeroyokan kepada Haris Pertama, terjadi di parkiran rumah makan Garuda, Cikini, Jakarta sekitar pukul 14.10 WIB.

BACA JUGA:  Bea Cukai Batam Konsisten Himpun Penerimaan Cukai hingga April 2021

Setibanya di lokasi dan turun dari mobil, Haris yang juga Ketua Bidang Kepemudaaan dan Olahraga Majelis Nasional (MN) KAHMI langsung dipukul oleh lebih dari tiga orang tidak dikenal. Dia disinyalir telah dibuntuti sejak dari rumah.

Haris dipukul pelaku menggunakan batu dan benda tumpul lainnya. Beberapa saat kemudian, beberapa pelaku lalu kabur dengan menggunakan sepeda motor.

BACA JUGA:  KNPI Apresiasi Polri karena dengan Cepat Tangani Kasus Ferdinand Hutahaean

Sementara itu, Haris melapor ke Polsek Menteng untuk membuat laporan sekaligus divisum. Namun, personel yang bertugas disedikit lambat dan meminta korban duduk dahulu.

Haris lantas bergegas ke IGD RSCM Kencana untuk penanganan medis. Pangkalnya, pelipis dan kepalanya sobek sehingga harus dijahit dan ditangani dokter spesialis. (RBP)

Berita Terkait

Iman Sutiawan: Pernyataan Li Claudia Bentuk Kepedulian, Bukan Merendahkan
Prakiraan Cuaca 4 Mei: Mayoritas Wilayah Kepri Diguyur Hujan, Waspada Petir di Batam
232 SPPG di Kepri Layani 540 Ribu Penerima Manfaat, 9 Dapur Sempat Disetop Sementara
Pelantikan PKDP–GEMPAR Batam, Amsakar Ajak Perantau Bangun Kota Bersama
BMKG: Batam, Tanjungpinang, Bintan dan Karimun Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
Tegaskan Marwah Melayu! Panglima Sulung Laskar Melayu Bersatu Kepulauan Riau: Jangan Pernah Hina Tokoh dan Adat Kami
BP Batam Kedepankan Pendekatan Komprehensif Selesaikan Persoalan Perpanjangan UWT di Puskopkar
Ringankan Beban Warga, Pemko Batam Gratiskan PBB untuk Rumah Hingga Rp120 Juta

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 12:30 WIB

Iman Sutiawan: Pernyataan Li Claudia Bentuk Kepedulian, Bukan Merendahkan

Senin, 4 Mei 2026 - 07:14 WIB

Prakiraan Cuaca 4 Mei: Mayoritas Wilayah Kepri Diguyur Hujan, Waspada Petir di Batam

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:24 WIB

Pelantikan PKDP–GEMPAR Batam, Amsakar Ajak Perantau Bangun Kota Bersama

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:00 WIB

BMKG: Batam, Tanjungpinang, Bintan dan Karimun Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:36 WIB

Tegaskan Marwah Melayu! Panglima Sulung Laskar Melayu Bersatu Kepulauan Riau: Jangan Pernah Hina Tokoh dan Adat Kami

Berita Terbaru