Ketum KNPI Haris Pertama Gaungkan #TidakPercumaLaporPolisi Usai Ferdinand Ditahan

- Publisher

Rabu, 12 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua umum DPP KNPI Haris Pertama. Foto: INIKEPRI.COM

Ketua umum DPP KNPI Haris Pertama. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Bareskrim Polri akhirnya menetapkan Ferdinand Hutahaean sebagai tersangka dan ditahan atas kasus cuitan ‘Allahmu ternyata lemah’ yang menimbulkan kegaduhan di ruang publik.

Atas hal itu, ketua umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama sebagai pelapor di kasus ini mengapresiasi Polri.

Apresiasi disampaikan Haris lewat akun Twitter-nya @knpiharis. Haris mengajak netizen menggaungkan hashtag atau tagar #TidakPercumaLaporPolisi.

“Mari gaungkan #TidakPercumaLaporPolisi,” tulis Haris seperti dilihat pada, Senin (11/1/2022).

“Keadilan dan Kebenaran sudah mulai tegak kembali. #TidakPercumaLaporPolisi,” sambungnya.

Sebelumnya, haris menyampaikan apresiasi kepada Polri yang dia nilai tidak pandang bulu dalam penegakan hukum.

BACA JUGA:  Dukung Anies Jadi Presiden, Tengku Zul: 2024 Rakyat Menantimu

“Bahwa Polri hari ini sudah benar-benar menunjukkan kepada masyarakat bahwa Polri bisa menegakkan keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Jadi hukum itu berlaku untuk siapa pun, tidak ada yang kebal hukum,” ujar Haris Pertama saat dihubungi, Selasa (11/1).

Haris bersyukur atas ditahannya Ferdinand Hutahaean. Dia menegaskan dirinya tidak membenci Ferdinand, melainkan menolak perbuatannya yang berpotensi menimbulkan keonaran.

“Alhamdulillah ya. Polri bisa bertindak cepat. KNPI tidak benci kepada pribadi ya, tapi tidak setuju dan menolak perilaku yang bisa membahayakan persatuan nasional,” katanya.

“Yang dicegah DPP KNPI dan kepolisian adalah bentuk keonaran yang akan menjadi nyata. Karena ini menyangkut ketuhanan. Karena apa yang dilakukan Bung Ferdinand ini sangat membuat gelisah. Dari siapa pun yang baca akhirnya kemungkinan akan menjadikan sebuah gejolak sosial yang susah untuk kita bayangkan,” sambung Haris.

BACA JUGA:  Dubes Palestina Apresiasi Dukungan Indonesia selama Ini

Lebih lanjut, Haris juga menyinggung fenomena tagar #PercumaLaporPolisi yang sempat viral beberapa waktu lalu. Kini, dia yakin masyarakat tidak percuma melapor ke polisi.

“Intinya saat ini kan kemarin sempat Polri dibuat oleh beberapa kelompok dengan hashtag percuma lapor polisi. Ya hari ini kita buat hashtag #TidakPercumaLaporPolisi karena kita yakin bahwa Polri akan bisa menegakkan hukum dengan seadil-adilnya,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan DPP KNPI Sambut Kedatangan Dirjen PSDKP di Batam

Lebih jauh, Haris menyampaikan, KNPI menolak segala model sikap dan perilaku yang bisa membangkitkan permusuhan antarkelompok dan golongan di Indonesia yang majemuk. Dia mendukung sikap aparat yang tegas, adil dan tidak diskriminatif terhadap siapapun yang melanggar hukum serta mengancam persatuan nasional.

“Kasus Sdr FH harus menjadi pelajaran bagi seluruh anak bangsa untuk bersikap dan berperilaku yang bijaksana dan dewasa, serta sesuai dgn semangat persatuan nasional yang ber-Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya. (DI/DETIKCOM)

Berita Terkait

Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap
Prabowo Tegas! Potongan Ojol Diminta di Bawah 10 Persen, Driver Dapat 92%
Program SMA Unggul Garuda Digeber, Akses Pendidikan Berkualitas Kian Terbuka
Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup, Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas
Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi
Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri
KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah
Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:24 WIB

Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:28 WIB

Prabowo Tegas! Potongan Ojol Diminta di Bawah 10 Persen, Driver Dapat 92%

Kamis, 30 April 2026 - 12:21 WIB

Program SMA Unggul Garuda Digeber, Akses Pendidikan Berkualitas Kian Terbuka

Senin, 27 April 2026 - 17:50 WIB

Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup, Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas

Minggu, 19 April 2026 - 11:52 WIB

Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi

Berita Terbaru