Kasus Aktif COVID-19 di Kepri Tinggal 56 Orang

- Publisher

Minggu, 24 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat kasus aktif COVID-19 di wilayah itu tinggal 56 orang, dan sebagian besar dari mereka dalam masa penyembuhan.

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Eko Sumbaryadi, di Tanjungpinang, Sabtu 23 April 2022, mengatakan kasus aktif di wilayah itu tersebar di enam kabupaten dan kota yakni Batam lima orang, Tanjungpinang 24 orang, Bintan 11 orang, Karimun 11 orang, Lingga satu orang, dan Natuna empat orang.

BACA JUGA:  PWNU Kepri Gelar Upacara HUT RI ke -75

Sementara Kabupaten Kepulauan Anambas nihil kasus aktif COVID-19.

“Kasus aktif COVID-19 terbanyak di Tanjungpinang,” katanya, dilansir dari ANTARA.

Penjabat Sekda Kepri itu merasa optimistis wilayah itu nihil kasus aktif COVID-19 sebelum lebaran. Hal itu disebabkan jumlah warga yang terkonfirmasi COVID-19 rata-rata tidak melebihi lima orang dalam setiap hari.

BACA JUGA:  Kawasan Street Food Kuliner Bintan Center Ditempati 36 Pedagang UMKM

“Pasien yang sembuh jauh lebih banyak dibanding yang tertular COVID-19,” katanya.

Ia mengatakan jumlah kasus aktif turun drastis disebabkan tingkat imunitas secara komunal meningkat. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, imunitas masyarakat Kepri mencapai 90 persen.

Selain itu, secara umum warga juga konsisten menerapkan protokol kesehatan, terutama saat beraktivitas. Meskipun masih ada warga yang tidak menggunakan masker dan menjaga jarak saat berinteraksi.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar Resmi Buka Mubes IV LAM Kepri 2022

“Kami minta warga untuk mematuhi protokol kesehatan agar Kepri segera nihil COVID-19, dan ditetapkan sebagai zona hijau,” katanya.

Satgas Penanganan COVID-19 RI menetapkan seluruh kabupaten dan kota di Kepri sebagai zona kuning atau risiko penularan rendah.

“Mudah-mudahan seluruh kabupaten dan kota nihil kasus aktif, dan bertahan selama sebulan dalam kondisi tersebut sehingga dapat ditetapkan sebagai zona hijau,” ucapnya. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak
Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu
156 Regu Srikandi Meriahkan Gerak Jalan Proklamasi 8 Km di Tanjungpinang
22.174 Warga Tanjungpinang Terima 30 Kg Beras, Bantuan Pangan Tahap II Mulai Disalurkan
Kartu Bima Sakti Diluncurkan di HUT ke-81 RI, Pemko Tanjungpinang Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran
Bukan Sekadar Lomba, Dua Siswi MIN Tanjungpinang Asah Kreativitas di Fun and Run 2026
Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:50 WIB

1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:44 WIB

156 Regu Srikandi Meriahkan Gerak Jalan Proklamasi 8 Km di Tanjungpinang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:39 WIB

22.174 Warga Tanjungpinang Terima 30 Kg Beras, Bantuan Pangan Tahap II Mulai Disalurkan

Berita Terbaru