Hingga pada tanggal 22 Mei 2013, ia menduduki jabatan sebagai Wakil Kepala Staf AD hingga menjadi Kepala Staf TNI AD (KSAD).
Puncak keemasannya karirnya justru saat ia berusia 56 Tahun, ia ditetapkan sebagai Panglima TNI oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Walaupun karier militernya cemerlang, ia tidak melupakan pendidikan. Pada usia 57 tahun, Moeldoko berhasil mendapatkan gelar doktor Ilmu Administrasi Negara di Universitas Indonesia dengan nilai memuaskan.
Pada puncak kejayaannya saat ini, setelah pensiun dari tugas kemiliterannya pada tahun 2018 jenderal bintang empat ini diangkat oleh Presiden Joko Widodo sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Mencapai segala kesuksesannya tentu tak lepas dari perjalanan panjang terdahulu.
Ia juga dikenal sebagai seorang yang terbiasa tirakat seperti berpuasa, salat malam, dan salat dhuha. Moeldoko mengungkapkan bahwa kesuksesannya mungkin tak lepas dari tirakatnya tersebut. Hal tersebut diungkapkannya pada salah satu acara di stasiun televisi bertajuk iTalk pada tahun 2018.
Hingga pada puncaknya saat ini tercatat Moeldoko memiliki harta kekayaan yang cukup fantastis. Berdasarkan LHKPN terakhir yang dilaporkan pada tanggal 31 Desember 2019. Harta kekayaan Moeldoko tercatat mencapai Rp 46 Miliar. (RBP/KUMPARAN)

















