Program Seragam Sekolah Gratis di Tanjungpinang masih Berjalan

INIKEPRI.COM – Program seragam sekolah gratis yang menjadi unggulan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang masih terus berjalan.

Tahun ajaran 2022/2023, pengadaan seragam sekolah gratis untuk murid baru kelas I SD dan SMP kelas VII dikelola satuan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang, Endang Susilawati menuturkan, pembagian seragam sekolah gratis untuk murid SD kelas I dan murid SMP kelas VII bisa lebih cepat karena anggaranya sudah diserahkan kepada masing-masing sekolah.

BACA JUGA:

Pemko Sertifikasi 200 Guru Sekolah Minggu se-Kota Tanjungpinang

Wawako Endang: FKUB Punya Peran Besar Bangun Kerukunan Umat Beragama di Tanjungpinang

“Tahun ini pembagian seragam gratis bisa lebih cepat daripada tahun-tahun sebelumnya karena anggaran pengadaannya sudah berada di setiap sekolah,” kata Endang, Jumat (24/6/2022).

Dijelaskan Endang, untuk 2022 ini, satuan pendidikan sudah diarahkan untuk menggunakan Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) yang merupakan situs website resmi berisikan berbagai informasi terkait pengadaan barang dan jasa satuan pendidikan, sejak dari tahapan perencanaan, pengembangan, operasional, dan evaluasi.

“SIPLah ini digunakan untuk melaksanakan proses pengadaan barang dan jasa secara daring. Melalui situs ini sekolah sendiri yang langsung belanja di perusahaan yang sudah terdaftar dalam sistem tersebut,” ujarnya.

Kendati demikian, pengadaan melalui sistem SIPLah itu hanya berlaku untuk sekolah negeri, sedangkan bagi sekolah swasta tetap melalui dinas pendidikan.

Menurut Endang, jika seragam sekolah gratis itu dikerjakan satuan pendidikan, tentu pembagian kepada siswa baru juga akan lebih cepat, karena tidak harus menunggu lelang seperti yang dilakukan tahun sebelumnya.

‚ÄúSekarang justru lebih cepat lewat sekolah. Kalau dinas pendidikan tentu ada proses lelang yang memakan waktu,” ujarnya.

Tahun sebelumnya pembagian seragam gratis itu dilakukan paling cepat pada Desember, tapi sekarang bisa diprediksikan lebih cepat.

“Meski pengadaan dikelola satuan pendidikan, disdik tetap mendorong agar pengerjaanya memberdayakan penjahit lokal karena kita harus memperhatikan penjahit lokal,” ucapnya. (RP)

Baca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

3,266FansSuka
1,349PengikutMengikuti
7,350PengikutMengikuti
481PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img
spot_img

Berita Populer

error: Content is protected !!