Murah Banget! ‘Pertamax Plus’ di Negara Ini Cuma Rp300/Liter

- Publisher

Selasa, 12 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Kecemasan terhadap resesi membuat harga minyak mentah anjlok.

Saat dunia mengalami resesi, maka permintaan minyak mentah untuk industri dan bahan bakar minyak terjun drastis.
Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) maupun Brent memang merosot dua hari terakhir. Namun harga masih berada di level tinggi dan belum jauh dari US$ 100/barel.

Selain itu, organisasi Negara Pengekspor Minyak Mentah (OPEC) begitu juga Rusia dan beberapa lainnya yang disebut OPEC+ yang menambah produksinya membuat harga minyak brent turun.

Pada Juli dan Agustus OPEC+ masing-masing menjadi 648.000 barel/hari. Sebelumnya, kenaikan produksi adalah 432.000 barel/hari.

Meski Brent mengalami penurunan, tetapi harganya saat ini masih cukup tinggi yang memicu ‘tsunami’ inflasi di beberapa negara.

BACA JUGA:

BBM Pertamax Turbo dan Dex Series Naik, Jadi Berapa Harganya?

BACA JUGA:  PLN Batam Resmi Peroleh HGBT untuk Jaga Pasokan Listrik

Sepanjang tahun ini kenaikan Brent masih lebih dari 28%, sementara pada 2021 melesat lebih dari 50%. Pada 7 Maret lalu, harganya bahkan nyaris mencapai US$ 140/barel, tertinggi sejak Juli 2008. Sementara WTI hingga akhir pekan lalu kenaikannya lebih dari 30% dibandingkan akhir 2021, dan sempat menyentuh US$ 130/barel yang merupakan rekor tertinggi dalam 14 tahun terakhir.

Ketika harga minyak mentah tinggi, maka harga bahan bakar minyak (BBM) juga akan mahal di negara-negara yang tidak memberikan subsidi energi. Hal ini memicu inflasi yang sangat tinggi di negara-negara Barat. Berdasarkan data dari Global Petrol Price, harga BBM RON 95 di Amerika Serikat dibanderol hampir Rp 20.000/liter.

BBM RON 95 di Indonesia setara dengan Pertamax Plus yang sudah tidak dijual lagi oleh Pertamina sejak 2016. Harga BBM di setiap negara memang berbeda-beda, tergantung dari kebijakan yang diterapkan pemerintahnya, seperti besarnya pajak begitu juga dengan ada atau tidaknya subsidi.

BACA JUGA:  Catat! Ada Tujuh Tindak Pidana Kekerasan Seksual di RUU TPKS

Di Indonesia, BBM khususnya RON 90 (Pertalite) masih disubsidi pemerintah, sehingga harganya Pertalite tetap Rp 7.650/liter. Pertamax di kisaran Rp 12.500/liter, dan Pertamax Turbo sekitar Rp 14.500/liter. Harga Pertamax Turbo yang merupakan RON 98 jauh lebih murah dari RON 95 di Amerika Serikat.

Harga BBM di Indonesia memang di bawah harga keekonomiannya karena adanya subsidi, di tahun ini pemerintah menggelontorkan Rp 520 triliun di tahun ini untuk subsidi energi, termasuk BBM dan gas. Tetapi jangan kaget jika ada negara yang menjual BBM RON 95 seharga permen, bahkan lebih murah lagi.

BACA JUGA:  Komcad Itu Apa? Berapa Gajinya dan Bagaimana Cara Mendaftarnya?

Negara tersebut yaitu Venezuela, negara dengan harga BBM paling murah di dunia, bahkan sudah berlangsung dalam waktu yang lama. Data dari Global Petrol Price menunjukan harga BBM RON 95 di Venezuela cuma Rp 332/liter.

Tidak hanya Venezuela, ada dua negara lagi yang menjual BBM RON 95 di bawah Rp 1.000/liter. Di Libya harganya Rp 465/liter, dan di Iran Rp 800/liter. Kemudian ada Syria dan Aljazair yang melengkapi 5 besar negara dengan BBM termurah. Harga RON 95 di kedua negara tersebut Rp 4.285/liter dan Rp 4.701/liter.

Selain penerapan subsidi, ada beberapa faktor yang membuat harga BBM di negara-negara tersebut sangat murah. Yang utama, negara tersebut adalah produsen minyak mentah.

Berita Terkait

Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun
Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam
Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI
Gempa M7,7 Guncang NTT, Masuk Daftar 11 Gempa Terbesar Dunia 2026
ASDP Targetkan RoRo Batam-Johor Beroperasi Pertengahan 2027, Angkut Penumpang hingga Truk
Perwira TNI Didakwa Selundupkan Sabu Lewat Pesawat Militer di Kepri, Paket Tertulis “Selamat Umrah”
Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital
Polri Tegaskan Sertifikat Pramuka Garuda Bukan Jaminan Lulus Seleksi

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:30 WIB

Gempa M7,7 Guncang NTT, Masuk Daftar 11 Gempa Terbesar Dunia 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:46 WIB

ASDP Targetkan RoRo Batam-Johor Beroperasi Pertengahan 2027, Angkut Penumpang hingga Truk

Berita Terbaru