Patroli Laut Terpadu Bea Cukai Siap Amankan Wilayah Perairan Indonesia

- Publisher

Minggu, 26 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bea Cukai kembali menggelar Patroli Laut Terpadu Jaring Sriwijaya dan Jaring Wallacea tahun 2023. Foto: Bea Cukai

Bea Cukai kembali menggelar Patroli Laut Terpadu Jaring Sriwijaya dan Jaring Wallacea tahun 2023. Foto: Bea Cukai

INIKEPRI.COM – Menjalankan fungsi pengawasan dalam menjaga perbatasan laut Indonesia dari ancaman masuk dan keluarnya barang-barang ilegal dan berbahaya, Bea Cukai kembali menggelar Patroli Laut Terpadu Jaring Sriwijaya dan Jaring Wallacea tahun 2023.

Dalam keterangan tertulis yang diterima pada Sabtu (25/3/2023), Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa, Direktorat Jenderal Bea Cukai (Bea Cukai) Nirwala Dwi Heryanto mengatakan bahwa patroli laut tersebut bekerja sama dengan kementerian/lembaga (K/L) terkait.

BACA JUGA:

Bea Cukai Sikapi Maraknya Impor Pakaian Bekas

Operasi Patroli Laut Terpadu Jaring Sriwijaya dan Jaring Wallacea akan melibatkan satuan kerja Bea Cukai di seluruh Indonesia, baik di wilayah barat maupun timur. Dilaksanakan setiap tahun, operasi terpadu kali ini digelar sebagai tindak lanjut instruksi Presiden Republik Indonesia terkait penyelundupan bale pressed yang mengganggu industri tekstil dalam negeri dan menjadi media pembawa penyakit.

BACA JUGA:  Bea Cukai Sikapi Maraknya Impor Pakaian Bekas

“Namun pengawasan tetap akan dilakukan terhadap seluruh barang yang melanggar ketentuan di bidang kepabeanan dan cukai,” tegas Nirwala.

Nirwala menambahkan, patroli laut yang telah dimulai pada 21 Maret 2023, pembukaannya dikonsentrasikan di Pangkalan Sarana Operasi (PSO) Bea Cukai Tanjung Priok. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyematan brevet kehormatan patroli laut Bea Cukai kepada Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) beserta jajaran sebagai dukungan dan kolaborasi dalam pemberantasan penyelundupan narkotika melalui jalur laut.

Menilik pelaksanaannya di tahun 2022, Patroli Laut Terpadu Bea Cukai dinilai cukup efektf karena mampu melakukan 28 penindakan pelanggaran impor dan ekspor dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp258.475.072.800 dan potensi kerugian negara sebesar Rp246.980.279.390.

BACA JUGA:  Kasus Haji Permata Tewas, Bea Cukai Lapor Balik Soal Penyerangan

BACA JUGA :

Bea Cukai Batam Berhasil Tegah 450 Koli Sepatu Bekas Impor

Berbagai komoditas berhasil ditindak, seperti minuman mengandung etil alkohol (MMEA), bahan bakar minyak (BBM), baby lobster (BL), rokok, narkotika psikotropika dan prekrusor (NPP), kayu gergajian dan kayu teki, uang tunai, tekstil, ball pressed, serta barang campuran.

““Yang fenomenal akhir-akhir ini adalah keberhasilan operasi patroli laut Bea Cukai dan BNN dalam menggagalkan penyelundupan sebanyak 319.230 gram (309 bungkus) narkotika jenis methamphetamine (sabu-sabu) jaringan Iran di Perairan Samudera Hindia Selatan Banten. Keberhasilan ini terjadi berkat perencanaan dan strategi yang matang dengan mitigasi segala kemungkinan risiko. Penting adanya trust yang terjalin antara Bea Cukai dan K/L lainnya,”” ungkap Nirwala.

BACA JUGA:  Per 1 Februari, Minyak Goreng Curah Dipatok Rp 11.500 perliternya

Selain itu, dalam mengoptimalkan pelaksanaan pengawasan wilayah perairan Indonesia, Bea Cukai telah melakukan kerja sama dengan K/L terkait, seperti Bakamla dan TNI AL dalam Patroli Yudhistira, KPLP, Polairud, dan PSDKP dalam Operasi Sinergi Pandawa, serta BNN dalam Operasi Laut Purnama.

BACA JUGA :

Sinergi Bea Cukai dan TNI dalam Rangka Pengejawantahan Perjanjian Kerja Sama Operasi Bersama

“Bea Cukai membutuhkan dukungan masyarakat dalam menyukseskan pelaksanaan patroli laut terpadu tahun 2023. Untuk itu mari bersama menjaga muruah wilayah perairan Indonesia, tindak barang-barang terlarang dan berbahaya,” pungkas Nirwala. (DI)

Berita Terkait

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan
Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat
Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk
Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan
Tak Harus Tunggu Umur 7 Tahun, Kemendikdasmen Buka Peluang Anak Masuk SD Lebih Cepat
Prabowo Geram Soal Bea Cukai! Pimpinan Tak Mampu Diminta Diganti dan Tindak yang Melanggar
Mau Hibahkan Tanah ke Anak? ATR/BPN Ungkap Cara Balik Nama Sertifikat Tanpa Ribet
Punya Rumah Sertifikat HGB? ATR/BPN Ungkap Cara Ubah Jadi SHM, Biayanya Cuma Rp50 Ribu

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:40 WIB

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:17 WIB

Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:09 WIB

Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:25 WIB

Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:16 WIB

Tak Harus Tunggu Umur 7 Tahun, Kemendikdasmen Buka Peluang Anak Masuk SD Lebih Cepat

Berita Terbaru