Kendala Akses Sebabkan Keterlambatan Bantuan Longsor ke Natuna

- Publisher

Kamis, 30 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR diikuti di Jakarta, Selasa (28/3/2023). Foto: ANTARA/Youtube TVR Parlemen

Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR diikuti di Jakarta, Selasa (28/3/2023). Foto: ANTARA/Youtube TVR Parlemen

INIKEPRI.COM – Kementerian Sosial (Kemensos) menyatakan terjadi keterlambatan dalam penyaluran bantuan untuk bencana longsor ke Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Pengiriman logistik hingga ke Pulau Serasan dilakukan dalam waktu 27 jam dengan jalur laut, karena kendala akses.

Hal tersebut disampaikan Menteri Sosial Tri Rismaharini, melalui keterangan tertulisnya, usai Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR di Jakarta, Selasa (28/3/2023).

BACA JUGA :

BNPB: Longsor Serasan Natuna Terburuk Sepanjang Sejarah Longsor di Indonesia

“Kita tidak pernah lebih dari 24 jam, kami sudah bisa salurkan bantuan itu,” kata Mensos Risma.

BACA JUGA:  Ini Alasan Munculnya Pajak Pengiriman Produk dari Batam

Oleh karena itu, Mensos Risma mengajukan anggaran tambahan untuk bantuan sosial bencana agar dapat mempercepat bantuan tersalur di wilayah-wilayah terpencil.

Mensos Risma memaparkan, anggaran bantuan kedaruratan bencana untuk 2023 sejumlah Rp25,5 miliar. Sementara hingga Maret 2023, Kementerian Sosial telah merealisasi anggaran tersebut sejumlah Rp22,3 miliar.

“Jadi, kurang lebih sisanya hanya Rp3 miliar, yang saya khawatir nanti Juli udah nggak bisa kami bantu. Saya sudah mengajukan untuk tambahan anggaran ini sudah dua kali,” kata Mensos Risma.

BACA JUGA:  3 Tokoh Pemuda Kepri Duduki Jabatan Strategis di DPP KNPI

Sehingga, pihaknya akan mengajukan dengan rata-rata kebutuhan per bulan senilai Rp17 miliar berdasarkan perhitungan kebutuhan per bulan di 2022.

Mensos Risma mengatakan, saldo untuk bufferstock atau stok pengaman logistik 2022 senilai Rp78 miliar tersebar di seluruh Indonesia, sedangkan pada tahun 2023, anggarannya Rp70,4 miliar.

BACA JUGA :

Mensos: Pulau Serasan Perlu Mendirikan Lumbung Sosial

“Jadi, jumlah pagu bufferstock itu Rp149 miliar, sehingga estimasi yang dapat terpenuhi sampai dengan Agustus 2023, kurang lebih 8,6 bulan,” kata Mensos Risma.

BACA JUGA:  Kemensos Ubah Skema Layanan Korban Penyalahgunaan NAPZA

Namun, menurut Mensos Risma, hal ini dirasa berat, misalkan harus menyebarkan logistik seperti ke Pulau Selayar, di Nias, di Mentawai.

“Kalau kejadiannya misalkan di NTB, enggak mungkin ngambil bufferstock itu dari daerah-daerah jauh seperti Aceh, itu kita ambil, enggak mungkin,” ujar Mensos Risma.

Sebelumnya, Mensos Risma mengemukakan pengiriman bantuan logistik bagi para pengungsi korban bencana tanah longsor di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri masih terkendala cuaca. (DI)

Berita Terkait

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri
KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah
Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam
Terpidana Kasus Quotex Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat Sejak 6 April 2026
Kepala BNN Usul Vape Dilarang, Temuan Zat Narkotika Mengejutkan
LPDP Buka Beasiswa Akselerasi Magister 2026! Mahasiswa S1 Bisa Langsung ke S2, Ini Rincian Dana Lengkapnya
BRIN: Benda Terang di Langit Lampung dan Banten Sampah Antariksa
Berikut Ini Daftar ASN yang Tetap WFO oleh Mendagri

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 16:18 WIB

KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah

Sabtu, 11 April 2026 - 08:00 WIB

Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam

Jumat, 10 April 2026 - 06:21 WIB

Terpidana Kasus Quotex Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat Sejak 6 April 2026

Kamis, 9 April 2026 - 07:42 WIB

Kepala BNN Usul Vape Dilarang, Temuan Zat Narkotika Mengejutkan

Rabu, 8 April 2026 - 11:18 WIB

LPDP Buka Beasiswa Akselerasi Magister 2026! Mahasiswa S1 Bisa Langsung ke S2, Ini Rincian Dana Lengkapnya

Berita Terbaru