Jelajah Wisata Religi ke Pulau Penyengat

INIKEPRI.COM – Jika kamu punya hobi menjelajah wisata religi, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) punya banyak sekali jejak sejarah Kerajaan dan Kesultanan Melayu yang masih dilestarikan sampai saat ini, salah satunya Pulau Penyengat. 

Pulau Penyengat seluas sekitar 2×1 kilometer ini berhadapan langsung dengan Kota Tanjungpinang ibukota provinsi Kepri. Pulau kecil ini memiliki peninggalan benda cagar budaya yang erat kaitannya dengan perjalanan sejarah Kerajaan Riau-Johor-Pahang-Lingga. 

Bukti jejak sejarah tersebut, dapat kalian lihat ketika mengunjungi langsung beberapa destinasi wisata religi yang ada di pulau Penyengat Kota Tanjungpinang.

BACA JUGA :

Pulau Penyengat Diapresiasi Sebagai Desa Wisata Binaan Kemenparekraf ADWI 2023

Masjid Raya Sultan Riau Pulau Penyengat

Di pulau Penyengat terdapat Masjid Raya Sultan Riau. Masjid tersebut didirikan pada masa pemerintahan Yang Dipertuan Muda VII Raja Abdurrahman. Bangunan utama masjid itu berukuran 18×20 meter ditopang oleh empat buah tiang beton. Di keempat sudut bangunan, terdapat menara tempat Bilal mengumandangkan adzan. 

Masjid Raya Sultan Riau berwarna kuning, dan terdapat 13 kubah berbentuk seperti bawang, jumlah keseluruhan menara dan kubah sebanyak 17 buah yang melambangkan jumlah rakaat sholat fardhu lima waktu sehari semalam. 

Masjid Sultan Riau masih berdiri kokoh hingga saat ini, jika anda mengunjungi Pulau Penyengat, tak jauh dari dermaga, anda akan melihat jelas megahnya Masjid Raya Sultan Riau Penyengat. 

Di dalam Masjid Raya Sultan Riau, anda akan melihat Al-Qur’an dengan tulisan tangan yang terpajang di tengah masjid. Di bagian kiri dan kanan halaman depan masjid terdapat rumah sotoh yang dahulunya digunakan sebagai tempat belajar ilmu agama. Di luar Masjid terdapat balai atau pendopo untuk pengunjung beristirahat. 

Menurut Sejarahwan Kepulauan Riau (Kepri), Aswandi Syahri, masjid Raya Sultan Riau Penyengat adalah masjid tertua di Kepri yang sudah dibangun sejak 1832 oleh Raja Abdurrahman. Namun sebelumnya, pada 1803 ketika pulau Penyengat dibuka untuk Engku Puteri Raja Hamidah sudah ada bangunan masjid yang terbuat dari kayu. 

“Masjid pulau Penyengat inilah masjid tertua di Kepri yang sampai saat ini masih bisa kita lihat bentuk fisiknya,” ucapnya.

Baca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

3,266FansSuka
1,349PengikutMengikuti
7,350PengikutMengikuti
481PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img

Berita Populer