Presiden Mengajak Masyarakat Jaga dan Rawat Hutan Mangrove

- Publisher

Selasa, 16 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo ketika menghadiri Puncak Penanaman Mangrove Nasional secara Serentak oleh Jajaran TNI di Seluruh Indonesia Tahun 2023. Foto: Setpres BPMI

Presiden Joko Widodo ketika menghadiri Puncak Penanaman Mangrove Nasional secara Serentak oleh Jajaran TNI di Seluruh Indonesia Tahun 2023. Foto: Setpres BPMI

INIKEPRI.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga dan merawat hutan mangrove yang ada di seluruh Tanah Air.

“Kita tahu, kita memiliki mangrove terluas di dunia, 3,3 juta hektare (ha) hutan mangrove kita terbesar di dunia. Itu yang harus kita rawat, kita pelihara, kalau di tempat-tempat yang kritis kita tanami kembali sehingga jangan sampai ada hutan mangrove yang rusak,” ucap Presiden ketika menghadiri Puncak Penanaman Mangrove Nasional secara Serentak oleh Jajaran TNI di Seluruh Indonesia Tahun 2023 yang dikutip melalui siaran pers BPMI Setpres pada Senin (15/5/2023).

BACA JUGA:  New Normal: Akad Nikah Maksimal Dihadiri 30 Orang

BACA JUGA :

BRGM Targetkan 5.500 Hektare Mangrove Kepri Direhabilitasi

Lebih lanjut Kepala Negara menilai bahwa hutan mangrove tersebut penting dalam mengembalikan habitat alam hewan maupun tumbuhan. Presiden menilai habitat alam di TWA Angke Kapuk itu juga sudah mulai membaik yang ditandai dengan adanya burung elang yang mulai kembali berdatangan.

BACA JUGA:  Prabowo Bantah Dikendalikan oleh Jokowi: “Aku Hopeng Sama Beliau”

“Karena mangrove penting, yang pertama mengembalikan habitat untuk kepiting, ikan, ada biawak, ada monyet, ada burung-burung banyak sekali di sini ini ada burung elang yang sudah mulai kembali lagi datang,” tandasnya.

BACA JUGA:  Menlu Pastikan Indonesia Tidak Akan Jadi Basis Militer Asing

Oleh karenanya, Presiden Jokowi menekankan bahwa proses penanaman kembali hutan mangrove harus terus dilaksanakan karena selain untuk mengembalikan habitat, mangrove juga berperan dalam melindungi daerah pesisir.

“Saya kira proses menanam kembali hutan mangrove ini tidak hanya di sini saja tetapi terus, terus, terus dilakukan,” tegas Presiden. (RP)

Berita Terkait

WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pemerintah Fokus Perkuat Birokrasi Digital
MK Wajibkan Anggaran MBG Dipisahkan dari Dana Pendidikan Mulai APBN 2028
Manajer Kopdes Merah Putih Digaji APBN Selama Dua Tahun, Setelah Itu Koperasi Wajib Mandiri
BGN Tutup 833 Dapur MBG Bermasalah, Ratusan Pegawai Ikut Dicopot
Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Pemohon Minta Diubah Menjadi Laut Natuna Utara
Prabowo Tegaskan Pemerintah Jalankan Amanat UUD 1945 demi Kemakmuran Rakyat
Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10
Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:48 WIB

WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pemerintah Fokus Perkuat Birokrasi Digital

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:03 WIB

MK Wajibkan Anggaran MBG Dipisahkan dari Dana Pendidikan Mulai APBN 2028

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:03 WIB

Manajer Kopdes Merah Putih Digaji APBN Selama Dua Tahun, Setelah Itu Koperasi Wajib Mandiri

Senin, 27 Juli 2026 - 16:03 WIB

BGN Tutup 833 Dapur MBG Bermasalah, Ratusan Pegawai Ikut Dicopot

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:29 WIB

Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Pemohon Minta Diubah Menjadi Laut Natuna Utara

Berita Terbaru