Sinergi KKP dan BNN Berantas Penyelundupan Narkotika di Sektor KP

- Admin

Rabu, 31 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) bersinergi dalam pemberantasan penyelundupan narkotika di sektor kelautan dan perikanan (KP) melalui Operasi Laut Interdiksi Terpadu 2023. Foto: Istimewa

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) bersinergi dalam pemberantasan penyelundupan narkotika di sektor kelautan dan perikanan (KP) melalui Operasi Laut Interdiksi Terpadu 2023. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) bersinergi dalam pemberantasan penyelundupan narkotika di sektor kelautan dan perikanan (KP) melalui Operasi Laut Interdiksi Terpadu 2023.

Operasi tahunan dengan sandi Gempur Narkotika Bersama (Purnama) pada tahun ini, menargetkan penghentian, pemeriksaan, serta pengejaran terhadap tindakan penyelundupan narkoba melalui jalur laut.

BACA JUGA :

KKP Tertibkan Sembilan Kapal Ikan Indonesia yang Melanggar Ketentuan Operasional

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Laksda TNI Adin Nurawaluddin, menyampaikan bahwa KKP melalui Direktorat Jenderal PSDKP mendukung sepenuhnya pelaksanaan operasi bersama itu dengan tujuan melindungi para nelayan dari tindakan mengedarkan, membawa hingga memakai narkotika.

Baca Juga :  Kalung Anti Corona Kementan?Pakar Medis Bongkar Fakta Sebenarnya

“KKP berkomitmen penuh dalam aksi pemberantasan penyelundupan narkotika di sektor kelautan dan perikanan. Untuk itu, kami telah mengerahkan sebanyak tiga unit Kapal Pengawas Kelautan dan Perikanan dalam Operasi Laut Interdiksi Terpadu tahun ini,” ujar Adin dalam keterangannya, Selasa (30/5/2023).

Ketiga kapal yang dikerahkan antara lain, KP. Hiu 16, KP. Hiu 15, serta KP. Hiu 06 dengan total personil sebanyak 36 Awak Kapal Pengawas. Selain BNN dan KKP, Adin menuturkan bahwa operasi tersebut juga turut melibatkan personil dan unsur patroli laut dari instansi maritim lainnya, yaitu Ditpolair Baharkam Polri, Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, serta Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.

Baca Juga :  Produksi Garam Nasional 2023 Capai 2,5 Juta Ton

Lebih lanjut Adin menjabarkan bahwa operasi bersama ini telah dibuka pada Selasa 23 Mei di Pelabuhan Perlindo, Sorong, Papua Barat dan akan berakhir pada 6 Juni mendatang, dengan target wilayah operasi meliputi Selat Malaka (Perairan Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau), Laut Sulawesi, Laut Arafuru, dan perairan Jakarta.

BACA JUGA :

KKP Lakukan Penyesuaian Tarif PNBP PKKPRL

“Sebagaimana data yang disebutkan BNN bahwa 95 persen masuknya narkotika ke Indonesia dilakukan melalui jalur laut, di sini kami terus berupaya untuk mencegah aksi penyelundupan narkotika melibatkan usaha perikanan,” imbuh Adin.

Baca Juga :  Batam Jadi Saksi Pemusnahan Sabu Terbesar Se-Indonesia! Negara All-Out Perangi Narkoba

Selain itu, Adin sepakat bahwa memang diperlukan langkah-langkah antisipasi bersama seluruh instansi terkait pencegahan, pengawasan, pemeriksaan dan penegakan hukum terhadap para pelaku kejahatan narkotika yang memanfaatkan jalur laut untuk memasukkan dan mengedarkan narkotika.

Hal itu sesuai dengan arahan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Sakti Wahyu Trenggono, yang menyatakan telah memerangi segala bentuk kejahatan maritim yang mampu mempengaruhi sektor kelautan dan perikanan. Hal ini meliputi penangkapan ikan secara ilegal, penyelundupan lobster, hingga penyelundupan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) melalui kapal-kapal perikanan. Selain untuk melindungi industri kelautan dan perikanan, hal itu juga dilakukan untuk melindungi para nelayan Indonesia. (RBP)

Berita Terkait

Puasa 2026 Segera Tiba, Siswa Dapat Libur Tiga Hari di Awal Ramadan
Polri Mulai Berlakukan KUHP dan KUHAP Baru, Penegakan Hukum Masuki Babak Baru
Cara Cek Hasil Nilai TKA Kemendikdasmen 2025, Lengkap dan Resmi
Mulai Januari 2026, Sebut Teman ‘Anjing’ Bisa Berujung Bui
Hakim PN Batam Dipecat Tidak Hormat, Terbukti Selingkuh dengan Anggota Ormas
Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Terjaring OTT KPK Bersama 9 Orang Lainnya
Endipat Sentil Kinerja Komdigi, Tegaskan Kritik Bukan Ditujukan kepada Relawan
PPPK BGN 2025 Resmi Dibuka, Begini Tata Cara dan Syarat Lengkap Pendaftarannya
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:58 WIB

Puasa 2026 Segera Tiba, Siswa Dapat Libur Tiga Hari di Awal Ramadan

Sabtu, 3 Januari 2026 - 08:54 WIB

Polri Mulai Berlakukan KUHP dan KUHAP Baru, Penegakan Hukum Masuki Babak Baru

Jumat, 26 Desember 2025 - 10:19 WIB

Cara Cek Hasil Nilai TKA Kemendikdasmen 2025, Lengkap dan Resmi

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:17 WIB

Mulai Januari 2026, Sebut Teman ‘Anjing’ Bisa Berujung Bui

Senin, 22 Desember 2025 - 17:30 WIB

Hakim PN Batam Dipecat Tidak Hormat, Terbukti Selingkuh dengan Anggota Ormas

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB