Semangat Revolusi Mental dalam Pembangunan Ekonomi Bahari

- Admin

Jumat, 11 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INIKEPRI.COM – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebut sektor kemaritiman perlu menjadi prioritas pembangunan nasional Indonesia pada masa depan melalui pembangunan ekonomi bahari (blue economy).

Pembangunan ekonomi maritim memiliki potensi yang besar dan diharapkan berkontribusi positif untuk target pertumbuhan ekonomi sebesar enam hingga tujuh persen pada 2042 serta 15 persen PDB pada tahun 2045.

Baca Juga :  Government, House Accelerate Personal Data Protection Draft Law Deliberation, Minister Says

BACA JUGA :

Menko PMK Inginkan Pemprov Kepri Miliki Kebijakan Atur Beras

Menko Muhadjir mengatakan untuk mencapai Indonesia sebagai poros maritim, terdapat beberapa langkah strategis ke depan untuk pengembangan Tata Kelola Peradaban Bahari yang Transformatif.

“Mulai dari level global, nasional, dan berbasis komunitas,” kata Menko Muhadjir melalui keterangan resmi yang diterima InfoPublik Kamis (10/8/2023).

Perubahan peradaban melibatkan perubahan pola pikir, sikap dan budaya. Dalam hal ini perlu untuk memahami dan memasukkan nilai-nilai lokal untuk memaknai transformasi peradaban Bahari Indonesia.

Baca Juga :  Target Presiden Jokowi, Penurunan Angka Kemiskinan Capai 0 Persen pada 2024

Pada upaya tersebut, perlunya pembiasaan terutama kepada generasi muda untuk dapat lebih peduli dan berpartisipasi aktif terhadap pembangunan peradaban Bahari untuk mencapai Indonesia Emas 2045.

Lebih lanjut, Menko Muhadjir menjelaskan bahwa transformasi bahari juga tidak lepas dari revolusi mental.

Baca Juga :  Terobosan Baru Pembangunan Kesehatan di Indonesia dengan Prodi Pengobatan Alternatif

Penguatan identitas budaya maritim yang diperlukan untuk memberikan landasan solid dalam rangka pelestarian pengetahuan lokal dari para masyarakat dan tentunya etos kerja untuk peningkatan daya saing ekonomi maritim.

“Revolusi mental diperlukan untuk membentuk cara berfikir maju dan meninggalkan kebiasaan-kebiasan yang buruk sehingga bersama-sama menghadirkna menyejahterakan masyarakat Bahari,” kata Menko Muhadjir. (RP)

Berita Terkait

Puasa 2026 Segera Tiba, Siswa Dapat Libur Tiga Hari di Awal Ramadan
Polri Mulai Berlakukan KUHP dan KUHAP Baru, Penegakan Hukum Masuki Babak Baru
Cara Cek Hasil Nilai TKA Kemendikdasmen 2025, Lengkap dan Resmi
Mulai Januari 2026, Sebut Teman ‘Anjing’ Bisa Berujung Bui
Hakim PN Batam Dipecat Tidak Hormat, Terbukti Selingkuh dengan Anggota Ormas
Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Terjaring OTT KPK Bersama 9 Orang Lainnya
Endipat Sentil Kinerja Komdigi, Tegaskan Kritik Bukan Ditujukan kepada Relawan
PPPK BGN 2025 Resmi Dibuka, Begini Tata Cara dan Syarat Lengkap Pendaftarannya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:58 WIB

Puasa 2026 Segera Tiba, Siswa Dapat Libur Tiga Hari di Awal Ramadan

Sabtu, 3 Januari 2026 - 08:54 WIB

Polri Mulai Berlakukan KUHP dan KUHAP Baru, Penegakan Hukum Masuki Babak Baru

Jumat, 26 Desember 2025 - 10:19 WIB

Cara Cek Hasil Nilai TKA Kemendikdasmen 2025, Lengkap dan Resmi

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:17 WIB

Mulai Januari 2026, Sebut Teman ‘Anjing’ Bisa Berujung Bui

Senin, 22 Desember 2025 - 17:30 WIB

Hakim PN Batam Dipecat Tidak Hormat, Terbukti Selingkuh dengan Anggota Ormas

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB