Bonus Demografi Jadi Peluang dan Tantangan di Sektor Ketenagakerjaan

- Publisher

Jumat, 29 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamenaker Afriansyah Noor, saat memberikan kuliah umum di Sekolah Tinggi Teknologi Bandung, Rabu (27/9/2023). Foto: Dok Kemnaker

Wamenaker Afriansyah Noor, saat memberikan kuliah umum di Sekolah Tinggi Teknologi Bandung, Rabu (27/9/2023). Foto: Dok Kemnaker

INIKEPRI.COM – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor, mengungkapkan salah satu fenomena yang menjadi peluang sekaligus tantangan pada sektor ketenagakerjaan Indonesia adalah bonus demografi.

Bonus demografi Indonesia mengalami perubahan yang cepat, di mana jumlah penduduk usia produktif terus meningkat dan akan mencapai puncaknya 2050.

“Kita harus mampu memanfaatkan bonus demografi agar perekonomian bisa tumbuh dengan pesat. Sebaliknya, apabila gagal bonus demografi itu justru akan menjadi beban bagi perekonomian Indonesia,” kata Wamenaker saat memberikan kuliah umum di Sekolah Tinggi Teknologi Bandung.

BACA JUGA:  Ciptakan SDM Unggul Sektor Pariwisata, Pemda Harus Dukung Pengelolaan BLK

BACA JUGA :

Ciptakan SDM Unggul Sektor Pariwisata, Pemda Harus Dukung Pengelolaan BLK

Dalam keterangan tertulis, Kamis (28/9/2023), Wamenaker menuturkan untuk menghadapi tantangan ketenagakerjaan serta mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045, pemerintah telah melaksanakan kebijakan yang adaptif, resilien dan inklusif.

BACA JUGA:  13 Ribu WNA Urus e-KTP, Kemendagri: Syaratnya Sangat Ketat

Kebijakan tersebut meliputi, reformasi pendidikan dan pelatihan vokasi; optimalisasi sistem informasi dan layanan pasar kerja; perluasan kesempatan kerja; jaminan sosial dan perlindungan tenaga kerja yang adaptif; dan hubungan industrial yang harmonis.

“Sebagai langkah untuk menjalankan kebijakan ketenagakerjaan yang adaptif, resilien dan inklusif, Kemnaker memiliki 9 lompatan untuk memperbaiki ekosistem ketenagakerjaan secara keseluruhan,” ucapnya.

Wamenaker mengajak semua anak muda Indonesia untuk menjaga motivasi dalam diri dengan terus belajar dan mengembangkan kompetensi diri.

BACA JUGA:  Patung Buddha yang Berbadan Gemuk Bukanlah Sosok Sidharta Gautama

Selain itu, ia juga meminta anak muda era teknologi sekarang ini untuk membangun jejaring antara orang-orang sekitar seperti teman, keluarga dan rekan kerja.

“Bekerja sama dan bertukar pikiran dapat membantu kalian mencapai kesuksesan di masa depan,” pungkas Wamen Afriansyah. (RP)

Berita Terkait

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Ini Capaian Program dan Target Ekonomi 2027
Nasib Driver Ojol Mulai Terungkap, RUU Baru Atur Status hingga Hak Pekerja
Resmi Dilantik Prabowo, Ini Daftar 24 Anggota Wantimpres Periode Baru
Kabar Baik! BSU Kembali Cair Oktober 2026, Pekerja Bakal Terima Rp900 Ribu Sekaligus
Lansia Belum Punya Akta Kelahiran? Ini Syarat dan Cara Mengurusnya
242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Dialihkan Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027
Awal Puasa Ramadan 2027 Diprediksi 8 Februari, Ini Perkiraan Pemerintah dan Muhammadiyah
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Berganti Nama Menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Ini Capaian Program dan Target Ekonomi 2027

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Nasib Driver Ojol Mulai Terungkap, RUU Baru Atur Status hingga Hak Pekerja

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Resmi Dilantik Prabowo, Ini Daftar 24 Anggota Wantimpres Periode Baru

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Kabar Baik! BSU Kembali Cair Oktober 2026, Pekerja Bakal Terima Rp900 Ribu Sekaligus

Sabtu, 26 September 2026 - 08:20 WIB

Lansia Belum Punya Akta Kelahiran? Ini Syarat dan Cara Mengurusnya

Berita Terbaru