Presiden Prabowo Instruksikan Percepatan Program Waste to Energy dan Koperasi Desa

- Publisher

Selasa, 26 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) mengenai perekonomian nasional bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (25/8/2025). Foto: INIKEPRI.COM/SETPRES

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) mengenai perekonomian nasional bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (25/8/2025). Foto: INIKEPRI.COM/SETPRES

INIKEPRI.COM – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) mengenai perekonomian nasional bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (25/8/2025).

Rapat tersebut membahas isu strategis, antara lain ketahanan pangan, percepatan pengelolaan energi berbasis sampah (waste to energy), serta penguatan koperasi desa sebagai basis ekonomi rakyat.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa Presiden memberikan arahan khusus agar program waste to energy dipercepat.

BACA JUGA:  Tanjungpinang Terima Sapi Limousin Cross Banmas Presiden untuk Kurban

“Awalnya proses administrasi dijadwalkan enam bulan, namun Presiden meminta agar dipangkas menjadi tiga bulan. Dengan begitu, target penyelesaian proyek dalam 18 bulan bisa tercapai,” jelas Zulkifli.

Ia menambahkan bahwa seluruh proses perizinan tinggal menunggu Peraturan Presiden yang dijadwalkan terbit dalam 1–2 hari ke depan.

Selain itu, rapat terbatas juga membahas perkembangan program koperasi desa yang saat ini masih menunggu turunan peraturan dari Kementerian Keuangan.

BACA JUGA:  Munas MUI Akan Bahas Fatwa Masa Bakti Presiden dan Politik Dinasti

“Mudah-mudahan dalam waktu satu hingga dua minggu ini sudah selesai,” kata Zulkifli.

Dalam laporannya, Menko Pangan juga menyebutkan bahwa bantuan pangan sebanyak 360 ribu ton telah tersalurkan. Sementara program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan target 1,3 juta ton masih berjalan lambat karena distribusi harian baru mencapai 6 ribu ton.

“Target kita 30 ribu ton per hari. Dengan begitu, dalam 1–2 bulan ke depan pasar akan dibanjiri SPHP sehingga kenaikan harga bisa dikendalikan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Prabowo Geram Soal Bea Cukai! Pimpinan Tak Mampu Diminta Diganti dan Tindak yang Melanggar

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman turut melaporkan bahwa harga beras mulai berangsur turun. Pemerintah juga menyiapkan 1,3 juta ton beras SPHP yang akan disalurkan hingga Desember mendatang melalui operasi pasar.

“Insya Allah harga beras berangsur-angsur turun. Operasi pasar akan terus kita lakukan sampai akhir tahun,” ungkap Amran.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT
ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global
Nippon Paint Kantongi Sertifikat dari International Tennis Federation
Mau Magang Digaji Setara UMP? Pemerintah Buka 150 Ribu Kuota, Cek Jadwal Pendaftarannya
Mulai 1 Juli 2026, Grab dan Gojek Kompak Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen
ATR/BPN dan Kemendagri Terbitkan Surat Edaran Bersama, Percepat Integrasi LP2B ke RTRW Daerah
Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:13 WIB

Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:35 WIB

ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:00 WIB

Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:01 WIB

Nippon Paint Kantongi Sertifikat dari International Tennis Federation

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:58 WIB

Mau Magang Digaji Setara UMP? Pemerintah Buka 150 Ribu Kuota, Cek Jadwal Pendaftarannya

Berita Terbaru