Habib Hasan: FPI Mirip PKI, Cuma Beda Simbol

- Publisher

Senin, 4 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Times Indonesia)

(Times Indonesia)

INIKEPRI.COM – Pengasuh Pondok Pesantren Al Iman, Purworejo, Jawa Tengah, Habib Hasan bin Agil Baabud melihat ada kesamaan antara Front Pembela Islam (FPI) dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). Sebab, kata dia, keduanya sama-sama menggaungkan pemberontakan terhadap pemerintahan negara.

Baca Juga: Kabaharkam: FPI Selalu Gunakan Simbol Organisasi Teroris

Maka, dengan begitu, Habib Hasan mengapresiasi keputusan pemerintah yang resmi membubarkan dan melarang seluruh kegiatan FPI di Indonesia.

“Bagi saya, mereka adalah pemberontak. Masak dalam dakwah kok yang diajarkan kebencian pada pemerintah yang ada, menjatuhkan pemerintahan dan presiden yang sah,” ujar Habib Hasan, dikutip dari Gatra, Senin 4 Januari 2020.

BACA JUGA:  Kapolri : Mohon Maaf Jika Kinerja Kami Belum Memuaskan

“Saya merasa gerakan mereka (FPI) mirip dengan PKI, hanya beda simbol. Dalam Islam, tidak diperbolehkan untuk memberontak kepada pemerintahan yang sah. Bughot (pemberontak) harus kita tumpas!” sambungnya.

Habib Hasan menilai, sejak awal kemunculannya, FPI kerap menyerukan penolakan terhadap Pancasila. Padahal, kata tokoh Nahdlatul Ulama (NU) tersebut, di negara yang masyarakatnya beragam, diperlukan satu ‘tali’ yang bisa mengikat atau menyatukan semuanya. Tali tersebut yang kemudian disebut Pancasila.

BACA JUGA:  Kemendagri Ingatkan Sengketa Tanah Diselesaikan Bersama Pemerintah Pusat dan Pemda

“Mereka (FPI) tidak mau menerima Pancasila dan UUD 45. Mereka ingin mengganti Pancasila bersyariah, NKRI bersyariah. Bagaimana bisa, untuk menyatukan sesama umat Islam saja susah, apalagi banyak agama. Pendiri negara ini mencetuskan dasar negara kita berdasar kesepakatan dan sudah final,” terangnya.

Lebih jauh, Habib Hasan mengatakan, meski FPI acap menyebut diri mereka sebagai organisasi Islam, namum manuver mereka justru mengarah ke jalur politik. Bahkan, slogan ‘kembali ke Alquran dan Sunah’ yang selalu mereka gaungkan sejatinya hanya kampanye yang menyesatkan.

BACA JUGA:  Terungkap! Ritual Aliran Hakekok, Selain Mandi Telanjang Bareng, Pengikutnya Kawin Gaib

“Sebenarnya, ormas yang gerakannya sama seperti FPI banyak, yang tanpa nama juga ada. Slogan mereka kembali Alquran dan As Sunnah, hanya kampanye yang menyesatkan. Bungkusnya saja yang agama, tapi sebenarnya gerakan politik,” tegasnya.

Habib Hasan Urai Dampak Yang Terjadi Andai FPI Tak Dibubarkan

Berita Terkait

KABAR BAIK! Pendaftaran CPNS 2026 Direncanakan Dibuka November, Siapkan KK hingga Ijazah
Polri Keluarkan Aturan Tegas! Personel Dilarang Nge-Vape, Berlaku di Dalam dan Luar Kantor
KTP Hilang Tak Perlu Panik! Ini Syarat dan Cara Mengurusnya Tanpa Pengantar RT/RW
UMP 2027 Terancam Molor? Dewan Pengupahan Nasional Masih Kosong, Buruh Belum Diajak Bahas
Geger! Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo, Sebut Rupiah Bisa Tembus Rp22.000
Kena PHK? Pekerja Bisa Ajukan Bansos Online, Ini Syarat dan Caranya
Pindah Jalur Afirmasi ke Domisili saat SPMB, Ini Syarat dan Prosedurnya
Mau Ikut Magang Nasional 2026? Ini Jadwal Pendaftaran dan Pengumuman Hasilnya

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:59 WIB

KABAR BAIK! Pendaftaran CPNS 2026 Direncanakan Dibuka November, Siapkan KK hingga Ijazah

Rabu, 4 November 2026 - 16:34 WIB

Polri Keluarkan Aturan Tegas! Personel Dilarang Nge-Vape, Berlaku di Dalam dan Luar Kantor

Minggu, 1 November 2026 - 07:35 WIB

KTP Hilang Tak Perlu Panik! Ini Syarat dan Cara Mengurusnya Tanpa Pengantar RT/RW

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:15 WIB

UMP 2027 Terancam Molor? Dewan Pengupahan Nasional Masih Kosong, Buruh Belum Diajak Bahas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Geger! Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo, Sebut Rupiah Bisa Tembus Rp22.000

Berita Terbaru