Diam-diam Kapal China Ini Sudah di Titik KRI Nanggala Tenggelam, Siap Evakuasi!

- Publisher

Sabtu, 8 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Twitter @Jatosint)

(Twitter @Jatosint)

INIKEPRI.COM – Kapal China Tansuo-2 sudah berada di titik tenggelam KRI Nanggala 402 di Laut Bali. Kapal ini merupakan salah satu dari tiga kapal Angkatan Laut China yang dikerahkan untuk angkat bodi KRI Nanggala di kedalaman 835 meter.

Informasi kapal Tansuo-2 sudah tiba di lokasi titik tenggelamnya KRI Nanggala ini terlacak pada laman pelacak kapal. Selakapal tansuo-2, dua kapal China lainnya yang akan ikut evakuasi KRI Nanggala yaitu Ocean Salvage and Rescue Yongxingdao-863, Ocean Tug Nantuo-185. Juga ada satu kapal Indonesia yang ikut evakuasi yakni kapal Timas 1201 milik SKK Migas.

Di Titik KRI Nanggala Tenggelam

Kapal jenis scientific salvage milik China tersebut terkonfirmasi sudah berada di perairan Bali untuk segera mengevakuasi bodi KRI Nanggala dari kedalaman laut.

BACA JUGA:  JAM Pidum Setujui 10 Perkara Dihentikan lewat Restorative Justice

Dalam pantauan laman Marine Traffic, terpantau posisi real time kapal Tansuo-2 yang ada di Bali. Hal ini juga terkonfirmasi pula dari akun analis kapal selam dan pertahanan, @CovertShores.

“Saat ini kapal laut dalam China sedang di sekitar titik tenggelamnya kapal selam Indonesia KRI Nanggala 402,” tulis akun tersebut dikutip Jumat 7 Mei 2021.

Akun ini menunjukkan tangkapan layar posisi kapal Tansuo-2 di Bali.

Dikutip dari Xinhua, kapal Tansuo-2 ini punya kapal selam berawak Shenhai Yongshi (Deep Sea Warrior) yang bisa menyelam sampai kedalaman 4500 meter.

Menurut keterangan Institute of Deep-sea Science and Engineering of the Chinese Academy of Sciences, kapal Tansuo-2 baru selesai menjalankan misi di Challenger Deep Palung Mariana, kedalaman terdalam di laut dunia bersama kapal induk Tansuo-1.

BACA JUGA:  Bantuan Kuota Internet Dikirim Langsung ke Nomor Pelajar

Nah selain punya kapal selam berawak Deep Sea Warrior, kapal Tansuo-2 ini juga merupakan kapal induk dari kapal selam berawak laut dalam Fendouzhe (Striver). Tak dipaparkan berapa kemampuan menyelam kapal selam berawak ini.

Tapi dalam misi terakhir di Palung Mariana pada November tahun lalu, kapal selam berawak Striver ini bisa menyelam sampai kedalaman 10.909 meter alias 10 kilometer. 

Selain kapal selam berawak, kapal Tansuo-2 punya pendarat laut dalam namanya Canghai. Pendarat ini punya kemampuan merekam situasi laut dalam. Malahan, pendarat Canghai ini sudah bisa mengirimkan video live pertama kali dengan siaran langsung real time 4K lho di kedalaman 10 ribu meter.

BACA JUGA:  Kemenag: Salat Iduladha Ditiadakan di Wilayah PPKM Darurat

Nah sedangkan kapal selam berawak Deep Sea Warrior ini telah sukses menjalankan 32 penyelaman laut dalam selama misi Challenger Deep selama 57 hari.

Pencapaian itu memecahkan rekor baru penyelaman 12 kali berturut-turut dalam delapan hari ekspedisi. Selam penyelaman itu, kapal selam berawak Deep Sea Warrior ini rata-rata menyelam dalam 8 jam dan 27 menit.

Jangan anggap enteng juga kapal selam Deep Sea Warrior telah mengumpulkan sejumlah besar video, organisme, mikro organisme, sedimen dan sampel batuan. Pengumpulan data ini sangat berharga untuk memahami struktur geologis bawah laut daerah yang dijalani ekspedisi. (AFP/HOPS)

Berita Terkait

Program SMA Unggul Garuda Digeber, Akses Pendidikan Berkualitas Kian Terbuka
Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup, Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas
Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi
Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri
KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah
Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam
Terpidana Kasus Quotex Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat Sejak 6 April 2026
Kepala BNN Usul Vape Dilarang, Temuan Zat Narkotika Mengejutkan

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 12:21 WIB

Program SMA Unggul Garuda Digeber, Akses Pendidikan Berkualitas Kian Terbuka

Senin, 27 April 2026 - 17:50 WIB

Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup, Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas

Minggu, 19 April 2026 - 11:52 WIB

Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi

Jumat, 17 April 2026 - 06:59 WIB

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Senin, 13 April 2026 - 16:18 WIB

KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah

Berita Terbaru