Dear Travelers Siap-siap Ya! Bangkok Sambut Turis Bulan Depan

- Publisher

Jumat, 10 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

INIKEPRI.COM – Pemerintah Thailand memutuskan untuk memperluas zona wisata bagi para turis yang akan datang ke Thailand dalam masa pandemi.

Setelah sebelumnya Phuket yang dibuka, kali ini Negeri Gajah Putih dilaporkan akan membuka Bangkok dan beberapa kota besar lainnya bagi para wisatawan mancanegara pada Oktober 2021.

Pemerintah menyebut langkah ini dilakukan untuk mengembalikan kejayaan industri pariwisata Thailand yang terpuruk hebat akibat pandemi COVID-19.

BACA JUGA:  Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional

Nantinya turis yang akan diizinkan masuk adalah turis yang sudah divaksin dan telah mengalami screening tertentu.

“Bangkok, Hua Hin, Pattaya dan Chiang Mai akan ditambahkan ke program di mana pengunjung yang divaksinasi penuh yang berkomitmen untuk serangkaian tes dapat masuk, di bawah kriteria tertentu,” kata juru bicara pemerintah Thanakorn Wangboonkongchan, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (09/09/2021).

Meski begitu, langkah ini sendiri masih mendapatkan kekhawatiran dari beberapa pihak. Pasalnya, infeksi COVID-19 masih terjadi signifikan di negara itu sejak Agustus lalu. Bahkan, angka kasus harian sempat menembus 23 ribu.

BACA JUGA:  Arab Saudi Putuskan Selenggarakan Ibadah Haji, Tapi...

Selain itu, vaksinasi dapat menjadi penghambat. Hingga saat ini baru 34% penduduk Bangkok yang divaksinasi. Secara nasional, baru 15% penduduk yang telah menerima dua dosis penuh.

Para pelaku usaha pariwisata, seperti akomodasi dan transportasi, berharap pemerintah pusat mempercepat pemberian dosis itu kepada masyarakat yang bekerja di sektor ini.

BACA JUGA:  Arab Saudi Tunjuk 10 Perempuan Jabat Posisi Tinggi di Masjidil Haram dan Nabawi

“Kami berharap situasi khusus ini dapat teratasi pada waktunya untuk periode pemesanan kritis ini,” kata Frederic Varnier, yang mengelola resor Anantara Minor International di Phuket.

Hingga saat ini Thailand telah mencatatkan 1,3 juta infeksi COVID-19 sejak pandemi melanda. Ini diiringi jumlah kematian sebanyak 13.731 kasus. (RM/CNBCINDONESIA)

Berita Terkait

Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?
Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya
Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya
Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan
Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler
Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 07:45 WIB

Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:10 WIB

Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:40 WIB

Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:15 WIB

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru