Dispar Kepri Manfaatkan Mercusuar Sebagai Destinasi Wisata

- Publisher

Rabu, 17 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pulau Putri, Kota Batam / Foto: Istimewa

Pulau Putri, Kota Batam / Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Dispar Kepri) akan memanfaatkan sejumlah mercusuar di wilayah itu sebagai objek wisata baru.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kepri Buralimar dilansir dari ANTARA mengatakan, pihaknya mengusulkan sembilan lokasi mercusuar ke distrik navigasi selaku pengelola mercusuar tersebut untuk dikembangkan menjadi objek wisata baru di Kepri.

“Untuk tahap awal sebagai proyek percontohan akan dimulai untuk survei lokasi mercusuar di Nongsa dan Pulau Putri, Batam. Mercusuarnya dibuat pada zaman Belanda, sampai saat ini masih bagus,” katanya, di Tanjungpinang, Rabu 17 November 2021.

BACA JUGA:  Buka Pesparawi LPPD, Thamrin Dahlan: Ajang Pererat Persatuan Masyarakat Tanjungpinang

Buralimar melanjutkan, dalam waktu dekat pihaknya akan mulai membahas aspek legalitas, status lahan dan potensi pengembangan situs mercusuar itu.

Kemudian, kata dia, pemahaman dan pengaturan pelaku usaha, masyarakat, kelompok eksisting dan koordinasi dengan penjaga suar di lapangan.

BACA JUGA:  Balai Nikah MPP Tanjungpinang Hadirkan Layanan Nikah Gratis Berbasis Budaya Melayu

Selain mercusuar di Pulau Putri, Dispar Kepri juga telah mendata sejumlah mercusuar yang ada di kabupaten dan kota lainnya di Kepri, yang berpotensi digarap menjadi objek wisata, seperti Pulau Karas di Kota Batam, Pulau Terkulai di Kota Tanjungpinang, Tanjung Berakit di Kabupaten Bintan dan Pulau Berhala di Kabupaten Lingga.

Beberapa mercusuar itu, menurut dia, dibangun sekitar Tahun 1886 atau sewaktu Belanda masih menjajah Indonesia.

BACA JUGA:  Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2022, Pelaut Bisa Dapat Sertifikat BST KLM Gratis

“Jadi selain ada pesona alam, (nilai) historisnya juga ada. Suatu saat akan ada festival internasional di sana, seperti jazz dan jetsky,” ujarnya.

Ia berharap wisatawan lokal dan wisatawan Nusantara tertarik mengunjungi mercusuar tersebut. “Untuk saat ini kami berharap wisatawan domestik yang banyak berkunjung ke objek wisata baru itu karena wisman dari berbagai negara belum dapat berkunjung ke Kepri,” katanya. (RS/ANTARA)

Berita Terkait

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding
MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur
Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia
Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya
Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib
Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:47 WIB

23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:11 WIB

MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:53 WIB

Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia

Berita Terbaru