Minimal Enam Bulan, Masyarakat Bisa Dapat Booster Vaksin COVID-19

- Publisher

Senin, 21 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Vaksinasi COVID-19. Foto: Kemenkes

Ilustrasi Vaksinasi COVID-19. Foto: Kemenkes

INIKEPRI.COM – Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi, menegaskan bagi masyarakat yang sudah mendapatkan dosis kedua vaksinasi COVID-19 minimal enam bulan, bisa segera mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau lanjutan (boodster).

Program percepatan vaksinasi agar masyarakat segera mendapat dosis lengkap, termasuk booster terus dilakukan. Saat ini, yang sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis booster sudah mencapai 8.459.050 penduduk (4,06 persen).

BACA JUGA:  Vaksin Booster Kedua Pakai Jenis Apa? Ini Panduan Kemenkes RI

“Aturannya belum berubah hingga saat ini. Apabila ada informasi bahwa vaksin booster bisa didapatkan kurang dari enam bulan setelah dosis kedua, itu tidak benar,” kata Nadia Minggu (20/2/2022).

Selain percepatan vaksinasi lengkap dan booster, Nadia berharap masyarakat juga senantiasa memperketat kembali protokol kesehatan (prokes) untuk bersama-sama mencegah penyebaran COVID-19 lebih luas lagi.

BACA JUGA:  Perjalanan Luar Daerah Dominasi Kasus COVID-19 di Tanjungpinang

Hingga Minggu (20/2) pukul 18.00 WIB, 189.658.351 penduduk (91,07 persen) telah mendapat dosis 1, dan 140.311.077 penduduk (67,37 persen) telah mendapat vaksinasi dosis 2.

BACA JUGA:  Segini Harga Vaksin Merah Putih yang Mulai Disuntik 2022

Kemudian stok kebutuhan oksigen di 10 Provinsi yang mencatat kenaikan kasus tertinggi juga tetap terjaga di angka hingga lebih dari 48 jam. Pemerintah terus melakukan upaya pencegahan penularan COVID-19.

“Ini sangat penting untuk mencegah agar penduduk terhindar dari kesakitan atau risiko kematian akibat terinfeksi virus COVID-19,” kata Nadia. (DI)

Berita Terkait

493 Kasus Flu Singapura, Batam Belum Terapkan Pembatasan Wisatawan
Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap
Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:05 WIB

493 Kasus Flu Singapura, Batam Belum Terapkan Pembatasan Wisatawan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:35 WIB

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:12 WIB

Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan

Berita Terbaru