Berkat Kerja Keras, Indonesia Berhasil Ciptakan Vaksin COVID-19 IndoVac

- Publisher

Kamis, 13 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo. Foto: Tangkapan Layar BPMI SETPRES

Presiden Joko Widodo. Foto: Tangkapan Layar BPMI SETPRES

INIKEPRI.COM – Kerja keras seluruh pemangku kepentingan di dalam negeri selama 1,5 tahun menciptakan vaksin COVID-19 membuahkan hasil manis. Kini, Indonesia resmi mempunyai vaksin COVID-19 hasil karya anak bangsa yang diberi nama IndoVac.

Vaksin IndoVac tersebut diproduksi oleh perusahaan farmasi PT Biofarma.

“Saya kira sebuah kerja keras sumber daya manusia yang secara diam-diam mampu menciptakan IndoVac,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui keterangan pers yang diberikan pada Kamis (13/10/2022).

BACA JUGA :

Vaksin Booster Kedua Pakai Jenis Apa? Ini Panduan Kemenkes RI

BACA JUGA:  Januari 2021 Sekolah Tatap Muka Dimulai, Pemerintah Siapkan Alternatif Ini

Menurut Presiden, prestasi yang berhasil ditorehkan oleh Biofarma dalam menciptakan harus mendapatkan dukungan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Berhasil membuktikan, kemandirian dan berdikari Indonesia dalam pembuatan vaksin.

“Kita memiliki kemandirian dan berdikari betul di dalam urusan vaksin,” kata Presiden.

Vaksin itu, di masa depan dapat diproduksi sampai dengan angka 120 juta dosis per tahun pada beberapa waktu ke depan sesuai dengan permintaan.

BACA JUGA:  KUA Jadi Tempat Pernikahan Semua Agama, Kemenag Siapkan Regulasi dan Desain Programnya

BACA JUGA :

Setelah Vaksin Booster, Jangan Lakukan Hal Ini. Catat!

Kini, kemampuan menghasilkan vaksin IndoVac secara bertahap akan terus ditingkatkan dari mulai 20 juta dosis pada 2022. Dan pada 2023 dapat memproduksi sebesar 40 juta dosis.

“Mulai hari ini kita bisa memproduksi vaksin sendiri dengan kapasitas nanti kurang lebih 20 juta dosis dan tahun depan bisa 40 juta dosis,” kata Presiden.

Di sisi lain, prestasi PT Biofarma dalam hal vaksin memang sudah tersohor dikalangan perusahaan farmasi di dunia. Indikasinya, karena memiliki kemampuan memproduksi vaksin hingga mencapai angka 3 miliar dosis. Vaksin itu, diekspor ke 153 negara.

BACA JUGA:  Kemenkes Pantau Potensi Penularan Flu Babi

Fantastis, kemampuan PT Biofarma dalam menghasilkan vaksin dari mulai polio, difteri, campak, hingga COVID-19. Membuat perusahaan plat merah itu menguasai sebanyak 70 persen peredaran vaksin di dunia.

“Menguasai 70 persen dari pangsa pasar di dunia yang mensuplai vaksin polio ke seluruh dunia,” kata Presiden. (RP)

Berita Terkait

Resmi Dilantik Prabowo, Ini Daftar 24 Anggota Wantimpres Periode Baru
Kabar Baik! BSU Kembali Cair Oktober 2026, Pekerja Bakal Terima Rp900 Ribu Sekaligus
Lansia Belum Punya Akta Kelahiran? Ini Syarat dan Cara Mengurusnya
242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Dialihkan Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027
Awal Puasa Ramadan 2027 Diprediksi 8 Februari, Ini Perkiraan Pemerintah dan Muhammadiyah
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Berganti Nama Menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September
OTT ATR/BPN, KPK Amankan Rp106,3 Miliar dan Delapan Tersangka
Tak Perlu Bolak-balik Dukcapil, Pisah KK Kini Bisa Diajukan dari HP Lewat IKD
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Resmi Dilantik Prabowo, Ini Daftar 24 Anggota Wantimpres Periode Baru

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Kabar Baik! BSU Kembali Cair Oktober 2026, Pekerja Bakal Terima Rp900 Ribu Sekaligus

Sabtu, 26 September 2026 - 08:20 WIB

Lansia Belum Punya Akta Kelahiran? Ini Syarat dan Cara Mengurusnya

Rabu, 23 September 2026 - 08:22 WIB

242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Dialihkan Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027

Senin, 21 September 2026 - 07:33 WIB

Awal Puasa Ramadan 2027 Diprediksi 8 Februari, Ini Perkiraan Pemerintah dan Muhammadiyah

Berita Terbaru