Ini Tiga Dukungan Nyata Indonesia untuk Kemerdekaan Palestina

- Publisher

Selasa, 25 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo bersama Perdana Menteri (PM) Palestina Mohammad I.M. Shtayyeh di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Foto: BPMI Setpres

Presiden Joko Widodo bersama Perdana Menteri (PM) Palestina Mohammad I.M. Shtayyeh di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Foto: BPMI Setpres

INIKEPRI.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, Indonesia berkomitmen senantiasa mendukung perjuangan negara Palestina meraih kemerdekaan lewat sejumlah langkah dan tindakan konkret.

Komitmen itu di antaranya melalui tiga hal yakni memfasilitasi rekonsiliasi faksi-faksi, kerja sama ekonomi, dan memberikan bantuan.

“Komitmen Indonesia akan terus mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina,” kata Presiden Jokowi melalui keterangan pers pada Senin (24/10/2022), usai menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) Palestina Mohammad I.M. Shtayyeh di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

BACA JUGA:  Batik Sarat Makna Para Menteri Indonesia di KTT G20

Lewat komitmen pertama, Presiden Jokowi memastikan Indonesia bersedia memfasilitasi rekonsiliasi faksi-faksi di Palestina. Supaya, seluruh elemen masyarakat dapat menyatu dalam mewujudkan kemerdekaan Palestina.

Persatuan dari segenap elemen masyarakat Palestina itu penting demi mendukung perjuangan dan tercapainya kemerdekaan, termasuk membuka peluang mendapatkan status keanggotaan penuh dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

BACA JUGA:  Respon Informasi Masyarakat, KKP Tangkap Dua Kapal Ikan Asing dari Vietnam di Natuna Utara

“Saya tekankan pentingnya kesatuan di antara bangsa Palestina. Belajar dari sejarah Indonesia menunjukkan bahwa kesatuan Indonesialah yang membawa Indonesia dapat merebut kemerdekaan,” kata Presiden.

Kedua, berkaitan dengan kerja sama ekonomi yang seiring dengan berjalannya waktu semakin meningkat. Tercatat, kerja sama perdagangan Indonesia-Palestina periode Januari – Juli 2022 melonjak hingga mencapai 21,28 persen. Hal tersebut, lebih besar dibandingkan dengan pencapaian kerja sama perdagangan kedua negara pada 2021.

BACA JUGA:  KPK Tahan Hasto Kristiyanto Terkait Kasus Suap dan Perintangan Penyidikan

Peningkatan itu dapat terjadi, disebabkan Indonesia memberikan fasilitas unilateral berupa pembebasan pajak bea masuk untuk dua komoditas perdagangan yakni kurma dan zaitun.

Berita Terkait

Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW
BGN Pangkas Anggaran Rp30 Triliun, MBG 2027 Tetap Disiapkan Rp232,5 Triliun
Mau Jadi Petugas Haji 2027? Ini Syarat, Jadwal Seleksi dan Perkiraan Honornya
Gugatan Ganti “Laut China Selatan” Jadi “Laut Natuna Utara” Ditolak MK
Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun
Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam
Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI
Gempa M7,7 Guncang NTT, Masuk Daftar 11 Gempa Terbesar Dunia 2026

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 11:15 WIB

Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Mau Jadi Petugas Haji 2027? Ini Syarat, Jadwal Seleksi dan Perkiraan Honornya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Gugatan Ganti “Laut China Selatan” Jadi “Laut Natuna Utara” Ditolak MK

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam

Berita Terbaru