Israel Bombardir Jalur Gaza

- Publisher

Rabu, 3 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Jalur Gaza setelah pemboman Israel. Foto: Anadolu Agency

Suasana Jalur Gaza setelah pemboman Israel. Foto: Anadolu Agency

INIKEPRI.COM – Israel meluncurkan serangan udara yang menargetkan lokasi faksi-faksi Palestina di Jalur Gaza yang terkepung, pada Selasa (2/5).

Pesawat tempur Israel, dengan sejumlah rudal, menembaki lokasi faksi-faksi bersenjata di Kota Gaza dan daerah pusat di sana, menurut saksi mata dan wartawan kantor berita Anadolu.

BACA JUGA :

Indonesia Mengutuk Kekerasan Israel di Masjid Al Aqsa

Pengeboman itu menyebabkan ledakan dahsyat di sebagian besar wilayah di Jalur Gaza.

BACA JUGA:  Sungai Israel Merah Dialiri Darah Seperti Wabah di Mesir Dalam Kitab Suci

Kementerian Kesehatan Palestina belum memberikan informasi apa pun mengenai adanya korban jiwa.

Kelompok-kelompok Palestina di Gaza dan Israel baku tembak pada Selasa tak lama setelah kematian seorang warga Palestina yang ditahan dan mogok makan di penjara Israel.

Khader Adnan tewas di penjara Israel usai menjalani aksi mogok makan selama 86 hari.

BACA JUGA:  TV Nasional Iran Dibom Saat Live, Penyiar Selamat dari Ledakan

Layanan Penjara Israel (IPS) mengatakan Adnan yang merupakan anggota kelompok Jihad Islam ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri pada Selasa pagi. Ia kemudian dibawa ke rumah sakit, namun upaya untuk menyelamatkannya gagal.

Kematian Adnan menuai gelombang kecaman, dan Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh menyebutnya “pembunuhan yang disengaja”.

Pria berusia 44 tahun asal Kota Arraba, Jenin itu mulai mogok makan pada 5 Februari untuk memprotes penahanannya oleh otoritas Israel.

BACA JUGA:  Setelah 40 Hari Ditutup Israel: Masjidil Al-Aqsa Dibuka Kembali, Ratusan Jemaah Palestina Langsung Penuhi Saat Subuh

Adnan berulang kali ditangkap oleh pasukan Israel dan sudah lima kali melakukan aksi mogok makan sejak 2004.

Pada 2012, Adnan pernah mogok makan selama 66 hari sebagai bentuk protes terhadap penahanannya sehingga memaksa otoritas Israel untuk membebaskannya.

Dia kembali melakukan aksi serupa pada 2015 dan 2018. (RBP/ANADOLU)

Berita Terkait

Mendadak Presiden Mundur! Bank Raksasa Kolaps, Negara Diguncang Krisis
Dari Keluarga Perantau asal Padang ke Kursi Wali Kota Kanada, Kisah Alvin Tedjo Bikin Bangga
Demi Pariwisata dan Investasi, Negara Islam Resmi Izinkan Lotre dengan Hadiah Puluhan Miliar
Bandara King Fahd Arab Saudi Diserang, Satu Orang Tewas dan Delapan Luka
Polisi Dubai Tambah Lamborghini Temerario Hybrid, Jadi Mobil Patroli Pariwisata
Kabut Asap Karhutla RI Memburuk, Sejumlah Sekolah di Malaysia Ditutup
Kabut Asap Memburuk, Raja Malaysia Imbau Sekolah di Wilayah Terdampak Ditutup
Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 08:01 WIB

Mendadak Presiden Mundur! Bank Raksasa Kolaps, Negara Diguncang Krisis

Minggu, 1 November 2026 - 08:10 WIB

Dari Keluarga Perantau asal Padang ke Kursi Wali Kota Kanada, Kisah Alvin Tedjo Bikin Bangga

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Demi Pariwisata dan Investasi, Negara Islam Resmi Izinkan Lotre dengan Hadiah Puluhan Miliar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Bandara King Fahd Arab Saudi Diserang, Satu Orang Tewas dan Delapan Luka

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Polisi Dubai Tambah Lamborghini Temerario Hybrid, Jadi Mobil Patroli Pariwisata

Berita Terbaru