Warga di Amerika Serikat Diimbau Bunuh Ikan Gabus, Kenapa Ya?

- Publisher

Kamis, 22 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikan Gabus Bertotol. Foto:Istimewa

Ikan Gabus Bertotol. Foto:Istimewa

INIKEPRI.COM – Pemerintah Amerika Serikat mengimbau ke warganya untuk membunuh ikan gabus apabila ditemukan.

Hal ini diberlakukan setelah ada beberapa kejadian yang dialami oleh warga Paman Sam tersebut.

Ikan gabus bertotol yang bernama ilmiah Channa Argus atau Northern snakehead disebut mengganggu kehidupan hewan lainnya dan cepat berkembang biak.

BACA JUGA:  Kemlu Pulangkan Ratusan WNI Korban Penipuan Daring di Myanmar

Berikut ini alasan dibalik pemerintah Amerika Serikat mengimbau warganya membunuh ikan gabus.

Ikan Gabus Top Predator

Northern snakehead dikenal sebagai top predator di Amerika Serikat. Spesies ini mengancam hidup spesies asli karena ikan gabus Northern snakehead dapat bertahan hidup lebih lama.

BACA JUGA:  Lebaran Idulfitri Kini Jadi Libur Sekolah di Amerika Serikat

Bahkan diketahui ikan gabus spesies ini dapat hidup di darat selama beberapa hari karena merupakan penghirup udara fakultatif, yakni dapat menghirup udara bawah air dan udara biasa.

BACA JUGA:  PSU di Kuala Lumpur, Bawaslu Soroti Kerawanan

Ikan gabus ini mempunyai panjang mencapai 1 meter dan seekor betina bisa menghasilkan telur sebanyak 100.000 telur dalam satu tahun.

Berita Terkait

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan
Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler
Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030
Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel
Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional
Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam
Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:15 WIB

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:35 WIB

Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan

Senin, 25 Mei 2026 - 15:47 WIB

Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:41 WIB

Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:19 WIB

Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel

Berita Terbaru