Pemerintah Atur Strategi Ciptakan Perguruan Tinggi Indonesia Menuju Universitas Berkelas Dunia

- Publisher

Jumat, 6 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kegiatan “Higher Education Executive Workshop: Tata Kelola Perguruan Tinggi menuju Universitas Berkelas Dunia”, di Denpasar, Bali, Rabu (4/10/2023) lalu. Foto: Humas Ditjen

Suasana kegiatan “Higher Education Executive Workshop: Tata Kelola Perguruan Tinggi menuju Universitas Berkelas Dunia”, di Denpasar, Bali, Rabu (4/10/2023) lalu. Foto: Humas Ditjen

INIKEPRI.COM – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) terus berupaya mendongkrak kualitas perguruan tinggi Indonesia menuju universitas berkelas dunia.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim menyampaikan pemerintah telah mengeluarkan sembilan kebijakan kunci bagi perguruan tinggi untuk bertransformasi menjadi berkualitas dan berdaya saing.

“Untuk menyiapkan kampus berkelas dunia memerlukan komitmen, keberanian, dan transformasi. Berkelas dunia bukan sekedar gelar, melainkan budaya akademik, budaya kerja, dan kepemimpinan yang berkualitas,” tutur Nadiem dalam keterangannya dikutip di Jakarta, Jumat (6/10/2023).

BACA JUGA :

Pagu Anggaran Kemendikbudristek 2024 Disahkan DPR RI Rp98 Triliun

Kemendagri Ingatkan Sengketa Tanah Diselesaikan Bersama Pemerintah Pusat dan Pemda

BACA JUGA:  Penentuan UKT, Kampus Harus Kedepankan Asas Berkeadilan dan Inklusivitas

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah mendorong transformasi perguruan tinggi melalui pengukuran Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi. Lebih lanjut Nadiem mengatakan jika akselerasi mutu perguruan tinggi telah tertuang dalam delapan IKU.

Pada gelaran “Higher Education Executive Workshop: Tata Kelola Perguruan Tinggi menuju Universitas Berkelas Dunia”, di Denpasar, Bali, Rabu (4/10/2023) lalu, Nadiem juga mengungkapkan, kebijakan tersebut berupaya mengimplementasikan mutu perguruan tinggi secara berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Nizam menyatakan jika pemerintah saat ini berupaya menjawab tantangan nasional dan global dengan menciptakan perguruan tinggi berkelas dunia.

“Kuncinya dengan menciptakan perguruan tinggi yang kompetitif dan berdaya saing internasional untuk menjadi berkelas dunia, bukan sekedar dinilai melalui ranking,” ucap Nizam.

BACA JUGA:  Ini Asal Usul Kata Lebaran

Pemerintah melalui program Kampus Merdeka berupaya mendorong kampus menjadi berkelas dunia dengan menyiapkan lulusan yang siap menjawab tantangan di masa depan, mendorong pelaksanaan riset, dan mendorong terciptanya inovasi. Hal ini sejalan dengan penerapan tridarma perguruan tinggi untuk menyelesaikan permasalahan di masyarakat maupun industri.

Acara yang dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi dari 20 perguruan tinggi negeri dan swasta ini menjadi wadah transfer ilmu dari beberapa perguruan tinggi yang telah membangun kualitas dunia untuk berbagi dengan perguruan tinggi lainnya.

Menurut Nizam selain transfer ilmu antarperguruan tinggi, perlu juga dilakukan penguatan internal perguruan tinggi. Ia pun menekankan pimpinan di dalam lingkungan perguruan tinggi perlu berkolaborasi agar saling menguatkan.

BACA JUGA:  ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Sekretaris Dewan Pendidikan Tinggi, Kadarsah Suryadi turut menyampaikan acara yang digelar pada 4-5 Oktober 2023 ini merupakan proses menuju universitas berkelas dunia.

“Pertemuan ini merupakan upaya menyusun strategi untuk menghadapi tantangan perguruan tinggi menuju kelas dunia. Kami berharap Bapak/Ibu dapat saling belajar untuk meningkatkan kualitas dan reputasi perguruan tinggi, kualitas lulusan, kualitas reputasi, dan pengalokasian dana,” tutur Kadarsah.

Pertemuan ini berupaya meningkatkan jumlah perguruan tinggi Indonesia menjadi berkelas dunia. “Semoga semua perguruan tinggi Indonesia maju bersama,” ucap Kadarsah. (RP)

Berita Terkait

Mau Jadi Petugas Haji 2027? Ini Syarat, Jadwal Seleksi dan Perkiraan Honornya
Gugatan Ganti “Laut China Selatan” Jadi “Laut Natuna Utara” Ditolak MK
Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun
Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam
Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI
Gempa M7,7 Guncang NTT, Masuk Daftar 11 Gempa Terbesar Dunia 2026
ASDP Targetkan RoRo Batam-Johor Beroperasi Pertengahan 2027, Angkut Penumpang hingga Truk
Perwira TNI Didakwa Selundupkan Sabu Lewat Pesawat Militer di Kepri, Paket Tertulis “Selamat Umrah”

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Mau Jadi Petugas Haji 2027? Ini Syarat, Jadwal Seleksi dan Perkiraan Honornya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Gugatan Ganti “Laut China Selatan” Jadi “Laut Natuna Utara” Ditolak MK

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI

Berita Terbaru