Dinkes Tanjungpinang Dorong Remaja Sebagai Agen Perubahan Promosi Kesehatan Jiwa dan NAPZA

- Publisher

Kamis, 1 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk dan KB) Kota Tanjungpinang menggelar kegiatan bertajuk “Pergerakan Masyarakat Dalam Upaya Promosi Kesehatan Jiwa dan NAPZA bagi Remaja”, di Nite and Day Laguna Hotel Tanjungpinang, Kepri, Rabu (31/7/2024). Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk dan KB) Kota Tanjungpinang menggelar kegiatan bertajuk “Pergerakan Masyarakat Dalam Upaya Promosi Kesehatan Jiwa dan NAPZA bagi Remaja”, di Nite and Day Laguna Hotel Tanjungpinang, Kepri, Rabu (31/7/2024). Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk dan KB) Kota Tanjungpinang menggelar kegiatan bertajuk “Pergerakan Masyarakat Dalam Upaya Promosi Kesehatan Jiwa dan NAPZA bagi Remaja”, di Nite and Day Laguna Hotel Tanjungpinang, Kepri, Rabu (31/7/2024).

Kegiatan dibuka Kepala Dinas Kesehatan, Dalduk dan KB Kota Tanjungpinang, Rustam, dan diikuti 30 pelajar dan mahasiswa dari SMP Negeri 4, SMAN 1, SMAN 2, SMKN 1, Stikes, Stisipol, dan Umrah.

Para nara sumber yang hadir dalam kegiatan ini adalah anggota Ikatan Psikolog Klinis wilayah Kepri, Fatahya, M. Psi., Penyuluh BNN Tanjungpinang, Anung Muthi’atihaq, S.Psi, dan dokter Puskesmas Seijang, dr. Dila Riskita.

BACA JUGA:  Belum Ada Biaya Sewa Lapak PKL di Pasar Bincen

Rustam menjelaskan, kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap tingginya prevalensi masalah kesehatan jiwa di masyarakat. Saat ini, 25 persen dari penduduk mengalami masalah kesehatan jiwa sepanjang hidup mereka.

“Data dari WHO menunjukkan bahwa 24 persen pasien di layanan kesehatan primer mengalami gangguan jiwa, dengan depresi dan kecemasan sebagai gangguan yang paling umum,” ujar Rustam.

Ia menyebutkan, prevalensi gangguan jiwa berat seperti skizofrenia dan gangguan psikotik meningkat dari 0,17 persen pada tahun 2013 menjadi 0,18 persen pada tahun 2018. Di Tanjungpinang, jumlah penderita gangguan jiwa pada tahun 2023 mencapai 408 orang.

BACA JUGA:  Pj. Wali Kota Andri Rizal Sambut Wisman Pertama di Awal Tahun 2025

“Masalah kesehatan jiwa ini tidak hanya mempengaruhi penduduk usia produktif, tetapi juga remaja,” tambah Rustam.

Hasil Riset Kesehatan Dasar menunjukkan bahwa gangguan mental emosional meningkat seiring bertambahnya usia. Selain itu, depresi yang terjadi selama masa kehamilan dan persalinan dapat berdampak pada pola asuh dan perkembangan anak.

“Peningkatan kesehatan jiwa masyarakat, pencegahan masalah kesehatan jiwa, dan intervensi dini harus menjadi prioritas untuk mengurangi gangguan jiwa berat di masa depan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rustam menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan jiwa dan NAPZA, mendukung penguatan upaya promotif dan preventif secara terpadu, serta menjadikan remaja sebagai agen perubahan dalam pencegahan masalah kesehatan jiwa dan NAPZA di kalangan teman-temannya.

BACA JUGA:  Kepri Terima 904 Kuota CPNS dan PPPK

“Sebagai generasi penerus, remaja berperan penting dalam mempromosikan kesehatan jiwa dan mencegah penyalahgunaan NAPZA. Melalui pengetahuan dan kesadaran yang didapat, mereka dapat memimpin perubahan positif di lingkungan mereka,” ujar Rustam.

Kegiatan bertema “Remaja Sehat Ceria” ini dilaksanakan selama satu hari dengan metode paparan dan diskusi interaktif, dipandu oleh Moderator Wulan Gutari dari RRI Tanjungpinang.

Acara diakhiri dengan pembacaan dan penandatanganan Komitmen Remaja Sehat Ceria.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026
Orang Tua Murid Tak Perlu Khawatir, SPMB 2026 Tanjungpinang Tak Wajibkan KK Ber-Barcode
Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni
Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi
23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026
Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah
Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu
Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:00 WIB

Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:00 WIB

Orang Tua Murid Tak Perlu Khawatir, SPMB 2026 Tanjungpinang Tak Wajibkan KK Ber-Barcode

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:35 WIB

Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:16 WIB

Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:51 WIB

23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026

Berita Terbaru