Presiden Jokowi Ajak Kepala Daerah Tiru Konsep Pembangunan IKN untuk Masa Depan

- Publisher

Rabu, 14 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo memberikan pengarahan kepada para gubernur, bupati, dan wali kota di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa, 13 Agustus 2024. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

Presiden Joko Widodo memberikan pengarahan kepada para gubernur, bupati, dan wali kota di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa, 13 Agustus 2024. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

INIKEPRI.COM – Dalam pengarahan yang disampaikan kepada para gubernur, bupati, dan wali kota di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa, 13 Agustus 2024, Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya perencanaan dan konsep pembangunan kota yang berorientasi pada masa depan. Dalam sambutannya, Presiden menggambarkan IKN sebagai simbol kemampuan bangsa dalam merancang dan membangun kota sesuai dengan visi serta kebutuhan Indonesia masa depan.

“Selamat datang di Ibu Kota Nusantara,” ujar Presiden, mengawali sambutannya.

Presiden menjelaskan bahwa IKN dibangun bukan hanya sebagai pusat pemerintahan baru, tetapi juga sebagai contoh kota masa depan yang dirancang dengan konsep forest city—kota yang didominasi oleh lingkungan hijau, bukan beton dan kaca. Konsep ini mengedepankan keberlanjutan lingkungan dengan memprioritaskan ruang hijau yang luas dan mengurangi penggunaan material seperti beton dan kaca yang umum ditemukan di kota-kota besar.

BACA JUGA:  Tim Gabungan Periksa Firli Bahuri di Bareskrim Polri

Presiden Jokowi mengajak para kepala daerah untuk meniru dan menerapkan konsep serupa di daerah masing-masing. Ia menekankan pentingnya perencanaan jangka panjang yang matang dan detail, meskipun hasilnya mungkin tidak akan selesai dalam satu periode kepemimpinan. “Saya kira di semua provinsi, kabupaten, dan kota bisa merencanakan, mengonsep kotanya itu ingin dijadikan kota apa,” tegasnya, menekankan bahwa kesuksesan pembangunan kota bergantung pada visi yang jelas dan perencanaan yang tepat.

Presiden juga menekankan bahwa IKN dirancang sebagai smart city di mana seluruh aktivitasnya didukung oleh teknologi modern. Selain itu, IKN akan menjadi liveable city—kota yang nyaman untuk ditinggali dengan lingkungan yang sehat dan kualitas udara yang sangat baik. “Kemarin pagi saya cek di Ibu Kota Nusantara, air quality index-nya hanya 6,” ungkap Presiden, menggambarkan betapa bersihnya kualitas udara di IKN.

BACA JUGA:  Nyoman Nuarta: Filosofi Desain Istana Garuda Simbol Penyatuan 1.300 Suku di Indonesia

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi juga menyoroti pentingnya penggunaan energi hijau dan pengembangan transportasi massal yang ramah lingkungan. Ia mencatat bahwa seluruh kendaraan di IKN nantinya akan berbasis listrik, sejalan dengan komitmen Indonesia untuk mengurangi emisi karbon. “Kota-kota yang mulai macet, saya melihat tidak hanya di Jawa, di luar Jawa pun sudah mulai macet. Ini mulai harus dipikirkan transportasi massalnya apa,” ujar Presiden, menekankan kebutuhan akan solusi transportasi yang efisien dan berkelanjutan.

Presiden juga menyampaikan perkembangan investasi di IKN. Saat ini, sudah ada 55 investor yang terlibat dalam berbagai proyek, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga perbankan dan teknologi. Presiden mengajak para kepala daerah untuk meniru model investasi ini dengan membangun kepercayaan dan memudahkan para investor untuk masuk ke daerah mereka.

BACA JUGA:  Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1444 H Jatuh pada 23 Maret 2023

Presiden Jokowi menutup pengarahannya dengan harapan bahwa apa yang telah dilihat dan dipelajari oleh para kepala daerah selama kunjungan mereka ke IKN dapat diimplementasikan di daerah masing-masing, membawa manfaat nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sekaligus Plt. Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional sekaligus Wakil Kepala Otorita IKN Raja Juli Antoni, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pemerintah Fokus Perkuat Birokrasi Digital
MK Wajibkan Anggaran MBG Dipisahkan dari Dana Pendidikan Mulai APBN 2028
Manajer Kopdes Merah Putih Digaji APBN Selama Dua Tahun, Setelah Itu Koperasi Wajib Mandiri
BGN Tutup 833 Dapur MBG Bermasalah, Ratusan Pegawai Ikut Dicopot
Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Pemohon Minta Diubah Menjadi Laut Natuna Utara
Prabowo Tegaskan Pemerintah Jalankan Amanat UUD 1945 demi Kemakmuran Rakyat
Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10
Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:48 WIB

WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pemerintah Fokus Perkuat Birokrasi Digital

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:03 WIB

MK Wajibkan Anggaran MBG Dipisahkan dari Dana Pendidikan Mulai APBN 2028

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:03 WIB

Manajer Kopdes Merah Putih Digaji APBN Selama Dua Tahun, Setelah Itu Koperasi Wajib Mandiri

Senin, 27 Juli 2026 - 16:03 WIB

BGN Tutup 833 Dapur MBG Bermasalah, Ratusan Pegawai Ikut Dicopot

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:29 WIB

Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Pemohon Minta Diubah Menjadi Laut Natuna Utara

Berita Terbaru