Kapolri Listyo Sigit Dukung Penuh Pembentukan Satgas Anti-Mafia Tanah

- Publisher

Sabtu, 9 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima kunjungan dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. Foto: Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima kunjungan dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. Foto: Polri

INIKEPRI.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima kunjungan dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. Pertemuan itu membahas upaya kolaboratif untuk memberantas mafia tanah yang kian meresahkan masyarakat Indonesia.

“Kami akan memberikan dukungan penuh, dan Satgas gabungan akan segera dibentuk untuk mendukung program yang diinisiasi oleh Bapak Menteri ATR,” ungkap Jenderal Sigit dalam keterangan resminya, Jumat (8/11/2024).

BACA JUGA:  "Titip Sidang Aja Pak", Budaya Korupsi yang Mau Diberantas Listyo

Jenderal Sigit menegaskan bahwa Polri sepenuhnya mendukung pembentukan Satgas Anti-Mafia Tanah oleh Kementerian ATR/BPN. Satgas itu bertujuan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat yang berkonflik akibat praktik mafia tanah. Kapolri menekankan pentingnya menindak tegas pihak-pihak yang melakukan perbuatan melawan hukum, dengan penekanan pada penegakan hukum yang adil dan transparan.

“Tentunya Polri akan mendukung setiap langkah yang bersifat lawful. Namun, jika ada pelanggaran yang jelas tidak sah atau ilegal, tindakan hukum tegas akan diambil,” lanjut Sigit.

BACA JUGA:  Kemenkes Integrasikan Siskohat dengan JKN untuk Penyelenggaraan Haji Berikutnya

Lebih lanjut, Jenderal Sigit menyampaikan bahwa akan digelar rapat khusus untuk mematangkan strategi dan perincian kinerja Satgas Anti-Mafia Tanah, yang mencakup wilayah dalam negeri hingga isu lintas negara.

“Rapat khusus akan kami adakan untuk memastikan semua hal teknis tertangani dengan baik, termasuk kasus yang melibatkan pihak dalam negeri maupun luar negeri,” tambah Kapolri.

BACA JUGA:  Polri Raih Penghargaan Lembaga dengan Pelayanan dan Komunikasi Terbaik

Satgas Anti Mafia Tanah sebelumnya telah dibentuk dengan sinergi tiga pilar, yakni Kementerian ATR/BPN, Kejaksaan Agung, dan Kepolisian Republik Indonesia. Keberadaan Satgas ini telah menunjukkan peran signifikan dalam mengatasi berbagai kasus tanah yang merugikan masyarakat dan negara.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Perwira TNI Didakwa Selundupkan Sabu Lewat Pesawat Militer di Kepri, Paket Tertulis “Selamat Umrah”
Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital
Polri Tegaskan Sertifikat Pramuka Garuda Bukan Jaminan Lulus Seleksi
Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II Segera Cair, Ini Jadwal Pengajuannya
WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pemerintah Fokus Perkuat Birokrasi Digital
MK Wajibkan Anggaran MBG Dipisahkan dari Dana Pendidikan Mulai APBN 2028
Manajer Kopdes Merah Putih Digaji APBN Selama Dua Tahun, Setelah Itu Koperasi Wajib Mandiri
BGN Tutup 833 Dapur MBG Bermasalah, Ratusan Pegawai Ikut Dicopot

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Perwira TNI Didakwa Selundupkan Sabu Lewat Pesawat Militer di Kepri, Paket Tertulis “Selamat Umrah”

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Polri Tegaskan Sertifikat Pramuka Garuda Bukan Jaminan Lulus Seleksi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II Segera Cair, Ini Jadwal Pengajuannya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:48 WIB

WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pemerintah Fokus Perkuat Birokrasi Digital

Berita Terbaru