INIKEPRI.COM – Rencana penataan puluhan pasar di Kota Batam yang digagas Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra mendapat respons positif dari kalangan legislatif. DPRD Kota Batam menilai program tersebut sebagai langkah penting dalam membenahi tata kelola pasar sekaligus memperkuat sektor ekonomi masyarakat.
Wakil Ketua III DPRD Batam Muhammad Yunus Muda menyebutkan, pihaknya mendukung penuh rencana pembenahan sekitar 60 pasar yang tersebar di berbagai kecamatan.
Menurutnya, persoalan di pasar selama ini bukan hanya soal tampilan fisik, tetapi juga menyangkut pengelolaan lingkungan dan kenyamanan aktivitas jual beli.
“Kalau penataan dilakukan secara menyeluruh, persoalan seperti sampah, keamanan, dan keteraturan pedagang bisa ditangani lebih baik. Yang penting ada kesamaan visi antara pemerintah dan pengelola,” ujarnya.
Ia menilai, pasar yang tertata tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih nyaman, tetapi juga berdampak langsung pada geliat ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha kecil.
“Pasar yang bersih dan rapi akan meningkatkan minat masyarakat untuk berbelanja. Dampaknya tentu dirasakan oleh UMKM yang menjadi penggerak ekonomi lokal,” katanya.
Di sisi lain, Li Claudia menekankan bahwa pembenahan pasar harus dilakukan secara terpadu, termasuk dalam hal pengelolaan sampah yang selama ini menjadi persoalan utama.
Menurutnya, perbaikan infrastruktur tanpa diiringi sistem pengelolaan yang baik tidak akan memberikan hasil maksimal.
“Penataan pasar tidak bisa parsial. Sistem pengelolaan sampah juga harus dibenahi agar hasilnya berkelanjutan,” ungkapnya.
Sebagai tahap awal, Pemerintah Kota Batam akan melakukan pemetaan menyeluruh terhadap kondisi pasar yang ada untuk menentukan prioritas penanganan.
Dari total sekitar 60 pasar, sebagian besar dikelola swasta, sementara sisanya berada di bawah pengelolaan pemerintah. Pasar dengan kondisi pengelolaan lingkungan yang kurang baik akan menjadi fokus utama pembenahan.
Proses pendataan akan melibatkan tim lapangan dengan dukungan teknologi, termasuk penggunaan drone untuk mempercepat identifikasi kondisi di lapangan.
Program ini akan dijalankan secara bertahap, dengan target perbaikan di beberapa titik setiap harinya. Koordinasi lintas instansi, termasuk dengan BP Batam, juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaannya.
“Langkah ini bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk jangka panjang. Kita ingin Batam semakin tertata, bersih, dan nyaman,” kata Li Claudia.
Penulis : RP
Editor : IZ

















