Ini 5 Penyebab Karantina Bikin Berat Badan Naik

- Publisher

Selasa, 9 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Apa aktivitas Anda selama di rumah? WFH? olahraga? masak? atau lainnya?

Dalam kenyataannya, selain kesepian, karantina dan PSBB pandemi virus corona membuat beberapa orang mengalami kenaikan berat badan. Bagaimana tidak Anda menghabiskan banyak waktu dalam ruangan, kurang bergerak dan kurang olahraga.

Lalu di saat beberapa kantor sudah mulai meminta bekerja kembali di kantor dan mal-mal sudah dibuka dan wacana new normal sudah digaungkan, Anda pasti ingin terlihat bugar kembali seperti semula, atau mungkin lebih bugar lagi.

Apa sih yang bikin tubuh jadi membengkak selama pandemi virus corona ini?

Mengutip Eat this, ada beberapa kebiasaan yang diadopsi orang-orang selama karantina dan menyebabkan peningkatan berat badan.

1. Terlalu banyak ngemil
Saat di rumah dan tak melakukan apapun, banyak orang mencoba untuk mengatasi waktu senggang di rumah. Tapi ada banyak orang yang justru lebih sering untuk pergi ke dapur dibanding biasanya, termasuk mengecek lemari es atau lemari makan. Tak terasa satu potong tahu masuk ke mulut, sekantong keripik habis tanpa sadar.

BACA JUGA:  Kemenkes Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Penyebaran Virus Nipah

Bukan tak boleh ngemil, masalahnya tak semua camilan itu sehat. Camilan yang mengandung banyak karbohidrat, gula, dan garam tak baik untuk kesehatan Anda.

Jika ingin ngemil, maka pilihlah camilan yang sehat dengan kandungan protein dan serat dan juga batasi porsi ngemil.

2. Terlalu banyak makan karbohidrat kompleks
Karbohidrat olahan seperti roti, nasi, dan pasta sebenarnya tak buruk untuk tubuh. Namun ini harus diimbangi dengan aktivitas membakar kalori. Jika tak dibakar, karbohidrat akan mudah berubah menjadi bobot tubuh ekstra. Tak apa-apa makan karbohidrat kompleks, ini mengenyangkan tapi batasi asupannya dalam porsi yang sesuai.

BACA JUGA:  Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM Setop 'Obat Dewa' LQC Donasi

3. Terlalu banyak pesan makanan online
Sudah berapa banyak pesanan makanan yang Anda makan selama pandemi? Memang sejauh ini, pesan antar makanan adalah cara terbaik untuk terus mendukung restoran dan warung lokal untuk tetap berbisnis.

Akan tetapi hati-hatilah untuk memilih menu makanan yang Anda santap dan porsinya. Beberapa restoran memiliki porsi makanan yang besar dan mungkin beberapa tak seimbang gizinya. Usahakan pesan makanan yang memiliki sayuran dan protein sebanyak mungkin, bukan hanya porsi nasinya yang banyak.

4. Kebanyakan minum jus atau soda
Terkadang hanya minum air putih saja bisa bikin bosan. Beberapa dari Anda mencoba untuk menikmati segelas jus buah kemasan atau soda.

BACA JUGA:  Ini Tanda Kucing Peliharaan Terinfeksi COVID-19

Memang ada banyak kandungan vitamin dan nutrisi dalam segelas jus, tapi ingat ada jumlah gula yang cukup tinggi. Gula ini tak akan terbakar kecuali Anda lari atau berolahraga.

5. Meninggalkan kebiasaan baik
Ketika menjalankan isolasi, orang lebih mudah meninggalkan kebiasaan rutin mereka, salah satunya karena depresi. Akibatnya, Anda makan lebih banyak, ngemil lebih sering, dan juga malas olahraga.

Mulailah rutinitas baru agar menjadi kunci untuk tetap sehat.

Bangun pada waktu yang teratur. Mandi pagi dan berpakaian. Jadwalkan jalan-jalan atau aktivitas teratur. Semua hal ini akan sangat membantu Anda tetap sehat dan bugar.

Berita Terkait

Rutin Konsumsi Madu Setiap Hari, Ini Manfaat dan Hal yang Perlu Diperhatikan
493 Kasus Flu Singapura, Batam Belum Terapkan Pembatasan Wisatawan
Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap
Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 07:36 WIB

Rutin Konsumsi Madu Setiap Hari, Ini Manfaat dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:05 WIB

493 Kasus Flu Singapura, Batam Belum Terapkan Pembatasan Wisatawan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:35 WIB

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Berita Terbaru