Cerita Pilu 2 PMI Unprosedural di Riyadh Saudi kepada Satgas P2MI PROJO

- Publisher

Senin, 21 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satgas P2MI Projo terima kedatangan 2 (dua) Pekerja Migran Indonesia (PMI) Imas Romlah (44) th dan Cici (28) th dari Arab Saudi usai menjalani karantina selama 7 hari di Rusun Nagrag Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.  Foto: Istimewa

Satgas P2MI Projo terima kedatangan 2 (dua) Pekerja Migran Indonesia (PMI) Imas Romlah (44) th dan Cici (28) th dari Arab Saudi usai menjalani karantina selama 7 hari di Rusun Nagrag Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Satgas P2MI Projo terima kedatangan 2 (dua) Pekerja Migran Indonesia (PMI) Imas Romlah (44) dan Cici (28) dari Arab Saudi usai menjalani karantina selama 7 hari di Rusun Nagrag Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Pertemuan yang dilakukan pada Jum’at, (18/3/2022), para PMI menceritakan secara gamblang yang mereka alami mulai dari ajakan pihak sponsor untuk bekerja di Luar Negeri hingga kejadian yang memilukan di penampungan PMI di Riyadh Saudi.

Imas dan Cici mengaku sangat menyesal telah bekerja di luar negeri melalui jalur yang unprosedur/ilegal. “Jujur kami merasa terjebak karna iming-iming, ketidaktahuan kami serta himpitan ekonomi,” kata dia.

Imas Romlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Subang awalnya dijanjikan pihak sponsor untuk bekerja di Dubai dengan iming-iming yang begitu menggiurkan.

“Gaji besar, majikan yang bertanggung jawab serta bonus yang besar. Padahal semua janji sponsor itu bohong,” jelasnya.

Jelang keberangkatan, Imas yang hanya bermodalkan KTP dan tanpa pelatihan khusus diberangkatkan pihak sponsor ke Arab Saudi bukan ke Dubai.Selama 4 bulan Imas belum mendapat pekerjaan dan ditempatkan di penampungan PMI Riyadh Saudi.

BACA JUGA:  Projo ke Erick Thohir: Relawan Berkompeten Jadi Komisaris BUMN

Imas mengaku mendapat perlakuan yang kurang baik dan ditelantarkan oleh pihak sponsor selama di penampungan.

“Ada ribuan PMI yang terlantar dan tidur beralaskan kardus. Makan ketemu Indomie saja sudah sangat istimewa,” ujar Imas.

Sementara Cici PMI asal Serang Banten yang di tempatkan di penampungan yang sama dengan Imas sempat bekerja selama 2 bulan.

“Saya sudah 4 bulan dan sempat bekerja selama 2 bulan,” terang Cici.

Saya bekerja di tempat majikan tanpa mengenal waktu dan hampir semua pekerjaan saya kerjakan. Tapi saat saya jatuh dan cidera waktu bekerja, tidak ada perhatian sama sekali dari majikan dan pihak sponsor untuk membantu pengobatan. “Kaki saya terkilir hingga bengkak dan tidak bisa berjalan.Sampai sekarang saya berjalan masih sakit dan pincang,” ungkap dia lagi.

Selain mengalami kecelakaan saat kerja dan tidak bawa uang selama bekerja di Arab Saudi, saya malah mendapat surat cerai dari suami ketika pulang ke Indonesia. “Bagaimana nasib 3 anak saya” kata Cici sambil meneteskan air mata.

BACA JUGA:  Presiden Berharap Subsidi Gaji Rp600 Ribu Dapat Tingkatkan Konsumsi Rumah Tangga

Dia berjanji tidak akan pernah untuk mencari pekerjaan di luar negeri lagi. “Saya bersumpah tidak mau lagi kerja di Luar Negeri, tobat dan kapok!”

Diakhir curhat, Imas dan Cici mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Satgas P2MI Projo yang telah membantu mereka hingga kembali ke Indonesia. Mereka juga siap memberikan kesaksiannya kepada masyarakat Indonesia supaya tidak mengalami penderitaan seperti yang mereka alami.

“Kami tidak tahu lagi derita apa yang akan kami alami jika tidak mendapat bantuan dari Satgas P2MI Projo”

Tim Satgas P2MI Projo yang mendengarkan dengan seksama semua keluhan para PMI selama 2 jam mengatakan, membantu kepulangan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) merupakan salah satu program Satgas P2MI Projo.

“Kami ikut prihatin dan kalian harus kuat dan bersyukur ya.Kami Satgas P2MI Projo merasa terenyuh saat menerima video berdurasi 00:43 detik terkait permohonan bantuan untuk kepulangan para PMI ke Indonesia,” Tentunya, langkah ini kami ambil setelah melakukan rapat internal dan mendapat kesepakatan bersama untuk membantu para PMI kembali ke Indonesia.

BACA JUGA:  Ramai-ramai Mendukung Budi Arie Setiadi

Karna informasi yang kami peroleh, para Pekerja Migran Indonesia yang ada di penampungan kondisinya sangat memprihatinkan dan kesehatan mereka tidak terjamin.

“Membantu kepulangan para PMI Unprosedural ini lebih ke rasa kemanusiaan dan melihat mereka sebagai warga negara Indonesia yang butuh bantuan” Satgas P2MI juga mengapresiasi niat Cici dan Imas yang siap memberikan kesaksiannya kepada masyarakat supaya tidak terjebak rayuan dan janji manis perusahaan atau sponsor.

Terkait proses hukum perusahaan atau sponsornya kami satgas P2MI Projo serahkan ke Kemnaker
“Kami Satgas P2MI Projo akan terus mengawal sampai selesai,”

Seperti diketahui, Satgas Peduli Pekerja Migran Indonesia (P2MI Projo) berhasil memulangkan 16 Pekerja Migran Indonesia (PMI) unprosedural ke Tanah Air pada Jumat (4/2/2022). Dan 16 PMI tersebut sudah kembali ke rumah masing-masing dengan selamat. (RBP)

Berita Terkait

ATR/BPN dan Kemendagri Terbitkan Surat Edaran Bersama, Percepat Integrasi LP2B ke RTRW Daerah
Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya
Mulai 10 Juni 2026! Pertamax RON 92 Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertalite Tetap Rp10 Ribu
BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis
Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan
Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan
Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat
Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:13 WIB

Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:28 WIB

Mulai 10 Juni 2026! Pertamax RON 92 Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertalite Tetap Rp10 Ribu

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:28 WIB

BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:44 WIB

Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:40 WIB

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan

Berita Terbaru