Gara-Gara Corona Pengangguran di Indonesia Tembus 10 Juta Orang

- Publisher

Rabu, 29 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Jumlah pengangguran di Indonesia terus bertambah di masa pandemi corona. Hal itu disebabkan banyak perusahaan yang menutup operasionalnya.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, mengatakan jumlah pengangguran di Indonesia naik sebanyak 3,7 juta orang

“Angka pengangguran hari ini cukup lumayan kenaikannya, sekitar 3,7 juta orang dalam hitungan Bappenas,” ujar Suharso dalam konferensi pers online usai mengikuti rapat terbatas di Istana Negara, Selasa 28 Juli 2020.

BACA JUGA:  Rabu Mulai Ditegakkan, Langgar Protokol Kesehatan Begini Sanksinya!

Jumlah tersebut, menurut Suharso, melonjak 50 persen dari jumlah pengangguran yang tercatat di Bappenas saat ini, yakni sebanyak 7 juta orang. Sehingga totalnya mencapai 10 juta orang.

BACA JUGA:  UU Cipta Kerja Mempermudah Nelayan Melaut

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan pemerintah melebarkan lagi rancangan defisit anggaran untuk RAPBN 2021 dari sebelumnya 4,17 persen menjadi 5,2 persen.

Suharso menilai, pelebaran defisit itu akan memberi ruang fiskal yang cukup bagi pemerintah untuk memaksimalkan belanja untuk pemulihan ekonomi akibat virus corona.

BACA JUGA:  Mitra Kementerian ATR/BPN, PPAT Perlu Dukung Transformasi Digital

Sehingga diharapkan ekonomi akan kembali bergerak normal, sehingga bisa menekan bertambahnya jumlah pengangguran dan angka kemiskinan.

Ia memberikan gambaran mengenai beberapa sektor yang prioritas belanja pemerintah di tahun depan, yakni sektor-sektor yang berdampak langsung terhadap pemulihan ekonomi seperti industri dan pariwisata.

Minews.id

Berita Terkait

Menteri Agama Nasaruddin Yakin Pesantren Akan Jadi Sekolah Paling Dicari di Era AI
Sempat Viral dan Membingungkan, Ditjen Dukcapil Luruskan Isu Larangan Fotokopi e-KTP
Kabar Lega untuk Guru Honorer! Pemerintah Pastikan Tak Ada PHK Massal, Jamin Tetap Bisa Mengajar
Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap
Prabowo Tegas! Potongan Ojol Diminta di Bawah 10 Persen, Driver Dapat 92%
Program SMA Unggul Garuda Digeber, Akses Pendidikan Berkualitas Kian Terbuka
Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup, Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas
Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:09 WIB

Menteri Agama Nasaruddin Yakin Pesantren Akan Jadi Sekolah Paling Dicari di Era AI

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:01 WIB

Sempat Viral dan Membingungkan, Ditjen Dukcapil Luruskan Isu Larangan Fotokopi e-KTP

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:13 WIB

Kabar Lega untuk Guru Honorer! Pemerintah Pastikan Tak Ada PHK Massal, Jamin Tetap Bisa Mengajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:24 WIB

Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:28 WIB

Prabowo Tegas! Potongan Ojol Diminta di Bawah 10 Persen, Driver Dapat 92%

Berita Terbaru